Top Skor

7 Pesepakbola yang Memulai Karirnya di Negara Orang Lain

Idealnya seorang pesepakbola akan memilih akademi sepakbola di negaranya masing-masing. Terutama apabila kita berbicara pemain Eropa. Pesepakbola Eropa banyak yang memulai karirnya dengan bermain di negaranya masing-masing. Hal ini terkesan ideal mengingat adaptasi yang lebih muda.

 

Namun berbeda dengan pesepakbola kebanyakan, 7 pesepakbola di bawah ini justru memulai awal karirnya dengan bermain di negara lain. Ini menjadi satu tantangan tersendiri buat pesepakbola tersebut karena harus menjawab setiap tantangan di depannya. Siapa sajakah ketujuh pesepakbola tersebut, berikut daftarnya :

7. Eric Dier (Sporting CP – Portugal)

Pemain andalan Tottenham Hotspur dan Timnas Inggris ini memang berbeda dengan pemain Inggris pada umumnya. Dia berada di Portugal pada awal karier dan berhasil masuk tim utama pada 2012.

Bermain sangat baik, Tottenham pun menggaetnya dua tahun kemudian. Dier berkembang menjadi pemain menawan yang bisa tampil di pelbagai posisi.

 

6. David Trezeguet (Atletico Platense – Argentina)
Trezeguet merupakan striker legendaris Prancis yang beberapa kali tampil sebagai sosok penting di klub masa kejayaannya seperti AS Monaco dan Juventus.

Tapi, memiliki ayah orang Argentina membuat dia besar di sana dan tampil profesional pertama kali bersama klub lokal Atletico Platense. Namun, bakat besarnya membawa Trezeguet mencapai titik yang sangat tinggi.

 

5. Mikel John Obi (Lyn – Norwegia)
Nigeria bisa dibilang sebagai negara Afrika yang acap menelurkan pesepak bola berbakat. Salah satunya adalah Obi. Menariknya, karier Obi tak berawal dari klub lokal.

Merupakan bagian Akademi Pepsi, sang pemain direkrut klub Norwegia, Lyn, setelah tampil memukau di Piala Dunia U17. Dia mampu memperlihatkan performa maksimal hingga akhirnya mencapai titik yang istimewa pada karier.

 

4. Brad Friedel (Galatasaray – Turki)
Tak mudah bagi orang Amerika Serikat pada satu dua dekade terakhir untuk mengembangkan sepak bola di sana. Friedel pun merasakannya. Dia bahkan baru mencapai titik profesional di usia 23 tahun di Turki bersama Galatasaray.

Setelah mulai dipandang, barulah dia mengitari karier sebentar di AS hingga akhirnya berkeliling di tim-tim Premier League. Dikenal sebagai salah satu kiper terbaik AS di era modern.

 

3. Paulinho (FC Vilnius – Lithuania

Pemain yang kariernya terbilang unik. Dia mengawali karier bukan di tim-tim besar Brasil, tapi negara antah-berantah, Lithuania.

Perkembangan kariernya memang naik turun. Tertinggi jelas saat dia berada di Tottenham Hotspur, tapi harus dilempar kembali ke Tiongkok. Namun, bersama Guangzhou Evergrande, Paulinho kembali mencolok dan kerap dihubungkan dengan Barcelona belakangan.

 

2. Patrice Evra (Marsala – Italia)
Mungkin banyak yang tidak menyangka bahwa saat bergabung dengan Juventus, dia mengawali karier di Italia. Faktanya, karier Evra malah dimulai di negara tersebut bersama klub Serie C1, Marsala.

Dia mendapat ilmu sebelum bersinar di AS Monaco dan akhirnya mencapai titik tertinggi bersama Manchester United.

 

1. Gus Poyet (Grenoble – Prancis)
Salah satu legenda Uruguay dan Chelsea, Gustavo Poyet memiliki gaya bermain yang sangat apik. Tapi, siapa sangka Poyet mengawali karier di Prancis bersama tim antah-berantah Grenoble.

Dia bermain di sana memang hanya semusim sebelum kembali ke Uruguay hingga menjejaki Eropa. Tapi, itu membuat pengalamannya segudang hingga saat ini menjadi pelatih Shanghai Shenhua.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker