Top Skor

5 Moment Dimana Pemain Berhasil Mendepak Pelatih

Mourinho diujung tanduk, dan beberapa hasil laga terakhir semakin memperuncing.

Namun masalah paling mencoloknya, ada ketika Mourinho diketahui tidak cocok dengan beberapa pemain andalannya.

Ada beberapa nama di tim MU, namun nama yang paling mempengaruhi ada pada Marcus Rashford dan Paul Pogba.

Pogba bahkan dicopot dari kapten kedua MU oleh Mou.

Dan sebagai dampaknya, menguat kavar para pemain MU sepakat untuk Mou angkat kaki dari MU.

Berikut di bawah ini, beberapa moment dimanaa pemain berhasil mendepak pelatihnya :

5. Unai Emery (Paris Saint-Germain)

Unai Emery memutuskan untuk melanjutkan karier kepelatihannya ke Prancis dan bergabung dengan Paris Saint-Germain pada tahun 2016, dua musim di Paris, eks manajer Valencia itu berhasil memenangkan tujuh trofi bergengsi.

Namun memasuki musim 2017/18, hubungannya dengan beberapa pemain bintang Les Parisien seperti Neymar dan Dani Alves dikabarkan tak harmonis, terlebih kedua pemain diklaim menganggap mereka adalah ‘bos’ di ruang ganti PSG dan tidak menaruh rasa hormat terhadap rekan setimnya sendiri.

Puncaknya, pelatih berusia 46 tahun itu tak hanya memiliki hubungan yang kurang harmonis dengan Neymar  dan Alves, melainkan juga dengan para petinggi klub. Hal ini pula yang membuat Emery memutuskan hengkang ke Arsenal.

4. Claudio Ranieri (Leicester City)

Leicester City sukses memberikan kejutan dengan mampu mematahkan dominasi sejumlah klub papan atas seperti Manchester United , Manchester City, Chelsea, Liverpool  dan Arsenal  saat berhasil memenangkan Premier League  di musim 2015/16.

Namun satu tahun berselang, cerita manis The Foxes dengan manajer mereka, Claudio Ranieri harus berakhir dengan tragis. Tim mengalami penurunan performa dan pemain juga seolah tak memiliki semangat untuk bermain di bawah arahan manajer asal Italia tersebut.

Kekalahan demi kekelahan yang diderita Leicester membuat mereka terpuruk di zona degradasi dan akhirnya Ranieri pun resmi dipecat pada Februari 2017 silam. Asistennya, Craig Shakespeare pun ditunjuk sebagai interim.

3. Jorge Sampaoli (Timnas Argentina)

Tim nasional Argentina memang dihadapkan dengan ekspektasi tinggi di Piala Dunia 2018, meski kelolosan mereka ke Rusia juga didapat dengan cara yang dramatis dengan harus melalui babak playoff, hal tersebut tak lantas membuat Albiceleste menjadi tim yang tidak diunggulkan.

Kehadiran megabintang sepakbola,Lionel Messi dan sejumlah pemain lainnya seperti Paulo Dybala,  Sergio Aguero dan Gonzalo Higuain makin membuat publik menaruh ekspektasi lebih.

Namun ternyata yang terjadi malah sebaliknya, Argentina gagal menampilkan performa terbaik dan harus meraih hasil imbang kontra Islandia dan kemudian takluk 3-0 dari Kroasia.

Seusai laga,  Sampaoli diklaim menyemprot’ pemain Argentina yang gagal menyamai level bermain Lionel Messi dan gagal membantunya mencapai potensi terbaik. Aguero kabarnya juga tidak terima dengan ucapan mantan pelatih Sevilla itu.

Peristiwa tersebut membuat perpecahan di timnas terus berlanjut, bahkan para pemain juga diklaim sempat memiliki rencana untuk mengkudeta posisi Sampaoli dari kursi kepelatihan. Hasilnya, sang pelatih pun akhirnya dipecat pada tanggal dan posisinya kini digantikan oleh Lionel Scaloni.

2. Carlo Ancelotti (Bayern Munchen)

Carlo Ancelotti memutuskan untuk melatih Bayern Munchen  di tahun 2016, sebelumnya dia sempat menukangi beberapa klub papan atas Eropa lainnya seperti AC Milan, Chelsea,  Paris Saint-Germain dan Real Madrid.

Musim perdana Ancelotti di Allianz Arena pun berbuah manis, dia sukses memenangkan Bundesliga  dan dua DFL Supercup. Namun semua berubah di musim 2017/18, metode kepelatihan sang manajer dikabarkan tak disukai oleh para pemain. Salah satu sosok yang paling vokal memberikan kritik adalah Arjen Robben.

Situasi ini kemudian membuat Bayern mengalami inkonsistensi dan menelan beberapa kekalahan, baik di kompetisi domestik maupun Eropa. Pihak klub kemudian mengambil langkah berani dan memecat Ancelotti.

Kini manajer berusia 59 tahun itu sudah kembali ke dunia kepelatihan dan tengah menukangi Napoli.

1. Andres Villas-Boas (Chelsea)

Chelsea  memang dikenal sebagai klub yang gemar memecat manajer. Sejak dibeli oleh Roman Abramocich, klub yang bermarkas di Stamford Bridge itu sudah lebih dari 10 kali mengganti pelatih.

Di tahun 2012, The Blues  memutuskan untuk merekrut Andres Villas Boas, pria yang sebelumnya sempat menjadi manajer FC Porto. Namun kehadirannya ke Stamford Bridge tak disukai oleh beberapa pemain senior seperti Frank Lampard, John Terry dan Ashley Cole, terlebih ketiganya juga sering dibangkucadangkan.

Serangkaian hasil buruk yang ditorehkan pria yang juga sempat menukangi Tottenham Hotspur itu akhirnya membuat dia resmi dipecat setelah timnya takluk dari Napoli di leg pertama babak 16 besar Champions League

Asistennya, Roberto Di Matteo dipercaya menjadi interim dan sukses mengantarkan Chelsea memenangkan dua trofi, Champions League  dan FA Cup.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker