Top Skor

5 Moment Terbaik Zidane Melatih di Real Mardrid

Zidane secara mengejutkan memutuskan hengkang dari Real Madrid setelah mempersembahkan tropi Liga Champion musim ini.

Zidane sendiri sudah mulai diprediksi akan dipecat apabila gagal di final liga champion musim ini,  yang artinya Real Madrid akan tanpa gelar.

Melihat spekulasi yang ada,  ada begitu banyak pengamat melihat hal tersebut menjadi salah satu alasan Zidane meninggalkan Madrid.

Namun apapun dibalik semuanya itu,  Zidane memiliki moment  indah bersama klub yang ia cintai ini.

Berikut 5 moment terbaik Zidane selama melatih di Real Madrid :

 

5. Hentikan Rekor Tak Terkalahkan Barcelona

Sebelum laga El Clasico pada 2015/16, tim tuan rumah Barcelona, memang sedang dalam performa terbaiknya. Bagaimana tidak, saat itu Blaugrana yang masih dilatih oleh Luis Enrique berhasil mencatatkan 39 laga tanpa terkalahkan di semua kompetisi yang dilakoninya.

Secara mengejutkan, skuat asuhan Zidane yang bermain dengan sepuluh pemain di laga tersebut karena Sergio Ramos terkena kartu merah, mampu memenangkan pertandingan dengan skor 2-1 lewat sepakan Karim Benzema dan megabintang Cristiano Ronaldo.

4. Membawa Real Madrid Juarai Champions League 2016

Baru ditunjuk sebagai pelatih Real Madrid dan belum mempunyai pengalaman dalam level kepelatihan, Zinedine Zidane mampu menunjukkan kualitasnya kepada publik dengan berhasil membawa El Real menjuarai Champions League  untuk yang ke-11 kalinya.

Pada laga final El Real yang menghadapi rival sekotanya Atletico Madrid berhasil mengandaskan Atleti lewat drama adu penalti.

3. Raih Gelar La Liga di musim 2016/17

Pada musim 2016/17 Zidane tidak begitu aktif dalam bursa transfer, pelatih asal Prancis tersebut hanya mendatangkan Alvaro Morata. Sedangkan untuk Fabio Coentrao dan Marco Asensio kembali ke El Real setelah masa peminjamannya berakhir.

Kendati demikian, kekurangan tersebut tidak membuat skuat asuhan Zidane kesulitan menghadapi ajang La Liga. Terbukti, di musim itu Zizou berhasil membantu Madrid menjuarai La Liga untuk yang pertama kalinya setelah lima tahun absen. Zidane juga membuat rekor baru yaitu catatan tak terkalahkan selama 40 laga.

2. Berhasil Mempertahankan Gelar Champions League

Masih pada musim 2016/17, kesuksesan Real Madrid bukan hanya di kancah domestik saja. Pada ajang Champions League, Zizou kembali berhasil membawa El Real masuk ke final dan berhadapan dengan Juventus.

Jelang laga, banyak pihak lebih memfavoritkan Juve untuk bisa menjuarai ajang tersebut, karena dinilai telah menjalani musim terbaiknya. Di luar dugaan, Los Blancos justru bisa mendominasi jalannya pertandingan. Real Madrid pun berhasil memenangkan laga final dengan skor meyakinkan yaitu 4-1.

El Real pun menjadi tim pertama yang bisa mempertahankan gelar saat Champions League berganti format pada musim 1992/93.

1. Raih Gelar Champions League Ketiga Secara Beruntun

Pada musim terakhirnya (2017/18) bersama Real Madrid, Zinedine Zidane memang tidak menjalani musim yang baik. Menjadi juara bertahan La Liga, El Real justru sering kehilangan poin oleh tim-tim papan bawah. Di ajang Copa del Rey, Los Blancos juga harus menerima hasil buruk saat disingkirkan oleh Leganes di perempat final.

Meski tidak menjalani musim yang baik di kedua ajang tersebut, skuat asuhan Zizou tetap bisa memperlihatkan konsistensi pada ajang Champions League. Hal yang tidak pernah diprediksi sebelumnya, Real Madrid untuk ketiga kalinya secara beruntun berhasil masuk ke babak final.

Di final Champions League, El Real harus menghadapi lawan kuat yaitu Liverpool.  Terlihat lebih memiliki pengalaman bermain di laga final, Los Blancos kembali mampu menjuarai Champions League untuk yang ketiga kalinya secara beruntun setelah berhasil mengalahkan The Reds dengan skor 3-1.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker