Top Skor

5 Negara yang sangat Bergantung kepada Satu Orang Pemain

Sepakbola memang merupakan olah raga tim namun tidak jarang ketergantungan terhadap seorang pemain sering terjadi.

Di piala dunia kali ini ada beberapa negara yang sangat berharap besar peran dari salah seorang pemainnya untuk bisa menjuarai ajang ini.

Dahulu kita bisa melihat bagaimana ketergantungan Belanda terhadap Johan Cruyff atau Argentina dengan Maradona.

Dan saat ini negara mana sajakah yang sangat menunggu magic seorang pemainnya untuk berhasil di piala dunia kali ini,  berikut daftarnya :

5. Timnas Mesir

The Pharaohs – julukan Mesir – saat ini harap-harap cemas menanti kepulihan bintang sekaligus pahlawan mereka, Mohamed Salah. Winger berusia 25 tahun masih dalam tahap pemulihan cedera dislokasi bahu yang didapatnya saat bermain di final Champions League.

Salah merupakan tumpuan sekaligus harapan bagi Mesir. Apalagi dia menyelesaikan musim 2017/18 dengan fenomenal. Meski tak meraih trofi dengan Liverpool, Salah total mencetak 44 gol di seluruh kompetisi. Dia juga yang membawa Mesir lolos ke Piala Dunia dengan dramatis via gol penalti ke gawang Kongo. Mesir pun lolos ke Piala Dunia setelah 28 tahun lamanya.

4. Timnas Argentina

Sudah bukan rahasia lagi jika Timnas Argentina itu sama dengan Lionel Messi. Selama bertahun-tahun lamanya, Albiceleste terlalu bergantung dengannya, khususnya di momen sulit untuk jadi pembeda hasil pertandingan.

Kondisi Argentina berbeda dengan Cristiano Ronaldo di Portugal atau Neymar di Brasil. Di kedua negara itu, apabila Ronaldo dan Neymar absen bermain, maka mereka memiliki solusi dari pemain lainnya atau kolektivitas tim. Contohnya di Euro 2016: Timnas Portugal menjadi juara tanpa Ronaldo yang cedera di awal pertandingan melalui gol tunggal Eder.

Sementara di final Piala Dunia 2014, Argentina kehabisan ide ketika Messi mati kutu oleh pertahanan kokoh Jerman. Jadi, Argentina memang selalu dan akan terus mengandalkan La Pulga.

3. Timnas Polandia

Polandia memiliki skuat dengan materi pemain-pemain yang tersebar di Eropa, mulai dari lini belakang hingga ke depan mereka memiliki pemain yang bermain di luar Polandia. Wojciech Szczesny (Juventus), Kamil Glik (AS Monaco), Piotr Zelinski (Napoli), Grzegorz Krychowiak (West Bromwich Albion), dan Robert Lewandowski (Bayern Munchen) adalah contohnya.

Di antara mereka, Lewandowski paling menanggung tanggung jawab besar sebagai tumpuan untuk mencetak gol. Apabila striker berusia 29 tahun itu kesulitan melakukannya, maka Polandia juga mengalami kesulitan. Itulah sirkulasi yang selalu terjadi dengan Timnas Polandia.

2. Timnas Senegal

Dalam sejarahnya, Timnas Senegal hanya dua kali mengikuti Piala Dunia, termasuk partisipasi di tahun ini. Skuat Senegal asuhan Aliou Cisse sedianya juga memiliki pemain-pemain yang bermain di Eropa.

Tapi, dari semua pemain yang dipanggil ke dalam skuat, nama Sadio Mane patut dikedepankan. Winger Liverpool berusia 26 tahun telah mengemas 52 caps dan 14 kali mencetak gol. Musim ini dia tampil gemilang dengan Liverpool dan membentuk trisula maut dengan Roberto Firmino dan Mo Salah. Tak diragukan lagi, Mane merupakan tumpuan bagi Senegal.

1. Timnas Korea Selatan (Korsel)

Sejak mencapai semifinal Piala Dunia 2002 yang diadakan di Korsel dan Jepang, Korsel tak lagi berbicara banyak di Piala Dunia. Tapi, bersama Jepang, Korsel penampil paling konsisten di Piala Dunia yang mewakili Asia.

Tahun ini, Korsel bisa menjadi negara one man team yang mengandalkan pemain Tottenham Hotspur, Son Heung-min. Kendati perannya tertutup dengan kegemilangan Harry Kane di Tottenham, Son merupakan ruh permainan di negerinya. Striker berusia 25 tahun telah mencetak 21 gol dari 66 caps dengan Korsel.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker