Extra Time

Laga Terindah dan Terburuk Sepanjang Karir Gianluigi Buffon

buffon

Gianluigi Buffon dianggap sebagai salah satu penjaga gawang terbaik sepanjang masa. Mengawali karirnya di klub AC Parma, Buffon langsung menarik perhatian di debutnya dengan jersey yang beda dari kiper lainnya. Buffon tidak memakai pakaian lengan panjang atau celana training, namun ia menggunakan celana pendek dan jersey seukuran pemain bola lainnya.

Selama pertandingan pun ia melakukan aksi penyelamatan penting, dan di akhir laga ia melepaskan jersey yang di pakaian dalamnya berlogokan “superman”. Semenjak saat itu Buffon dikenal sebagai kiper yang sering “terbang”, ditambah refleknya pun bagus.

Hingga saat iji ada begitu banyak prestasi yang pernah diukir Buffon, yang paling prestisius tentunya memenangi piala dunia di tahun 2006 bersama Italia. Namun ketika ditanya moment terindah dalam karirnya, Buffon memiliki jawaban tersendiri.

“Kenangan paling indah saya adalah memenangkan Scudetto pertama (bersama Juventus) setelah berada di Serie B, dengan Antonio Conte,” bebernya.

Ia kemudian ditanya tentang kenangan terburuk dalam karirnya. Ia pun menunjuk final Liga Champions edisi tahun 2003. Kala itu Bianconeri bersua dengan Milan. Setelah bermain imbang 0-0 di waktu normal, Rossoneri akhirnya jadi juara setelah unggul 2-3 di babak adu penalti.

“Pengalaman saya yang paling buruk adalah kekalahan di final Liga Champions lawan Milan. Memori final lawan Barcelona (tahun 2014) sangatlah berbeda. Kami justru merasa sangat bangga,”

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker