Top Skor

8 Momen Seorang Pemain Bertanding Melawan Ayah dan Anak dari Lawannya

Sepakbola memang memiliki keunikan yang selalu senang untuk diikuti. Dan salah satu keunikan tersebut adalah adanya seorang pemain yang bertanding melawan dua generasi darilawannya. Pertama melawan ayahnya kemudian di periode berikutnya berhadapan dengan anaknya. Hal ini memungkinkan dikarenakan seorang pemain tersebut memiliki karir yang lama.

 

Sementara lawannya memiliki regenerasi yang cepat sehingga memungkinkan untuk rematch. Di bawah ini kita memiliki contoh dari kondisi diatas, dan hal ini terjadi buat para pemain atau legenda sepakbola. Sebagai contoh ada nama Steven Gerrard dan Gianluigi buffon. Seperti apa data lengkapnya, berikut daftarnya :

Peter dan Kasper Schmeichel

  1. Gianluigi Buffon vs Diego dan Giovanni Simeone

Pertemuan dua generasi ini adalah salah satu yang terkini. Diego Simeone kini telah menjadi pelatih Atletico Madrid. Ketika masih bermain, ada momen-momen rivalitas dengan Buffon di dua klub berbeda.

 

Setelah Parma vs Inter, lalu Juve vs Lazio, dan sekarang ada Giovanni Simeone, anak Diego, seorang pemain muda Genoa.

  1. Claudio Terzi vs Alessandro dan Samuele Birindelli

Sang ayah adalah salah satu pemain besar di kala muda, sementara anaknya sedang meniti karier dengan mencari jalannya sendiri dari bawah.

 

Serie B telah menjadi saksi kelahiran calon pengganti bek legendaris Juventus. Claudio Terzi, kapten Spezia, pernah membela Bologna dan Palermo.

 

Terzi pernah melawan Alessandro Birindelli, yaitu ketika menjalani karier profesional di klub pertamanya tahun 2007. 9 tahun kemudian, Terzi bertemu bek Pisa, Samuel Birindelli, yang adalah anak mantan lawan yang pernah ia jumpai.

  1. Paolo Di Canio vs Andrea dan Matteo Mandorlini

14 Mei 2006 adalah akhir musim suram bagi sepak bola Italia. Ada skandal Calciopoli merebak dan membuat sejumlah klub terkena hukuman berat.

 

Namun, ada kejadian lain yang pantas menjadi refleksi pribadi Paolo Di Canio. Dalam partai terakhir Serie A bersama Lazio, Di Canio bertemu Matteo Mandorlini, bocah berumur 17 tahun yang membela Parma.

 

Lazio akhirnya menang 1-0. A Matteo Mandorlini adalah anak dari Andrea, pemain Inter yang pernah menjadi lawan Di Canio pada 22 Januari 1989. Andrea mencetak satu-satunya gol kemenangan kali itu.

  1. David James vs Paul dan Tom Ince

David James pernah menjadi kiper andalan Liverpool, sementara Paul Ince adalah pemain Manchester United. Mereka berdua pernah bertemu dalam Northwest Derby. James punya rentang karier panjang dan karena itu tak mengherankan ketika ia menjumpai anak mantan lawannya di lapangan.

 

Tom Ince pernah di Liverpool juga seperti David James, namun 10 tahun kemudian. Kedua pemain pernah juga bertemu di lapangan di pertandingan divisi Championship antara Bournemouth melawan Blackpool.

  1. Paolo Maldini vs Roberto dan Stefano Sorrentino

Roberto dan Stefano kebetulan memilih jalur karier sebagai kiper. Dua-duanya bisa menikmati rentang karier yang panjang. Namun, di antara karier ayah dan anak itu, ada bek lawan yang sama yang pernah dijumpai.

 

Paolo Maldini adalah seorang bek dan kariernya juga panjang. Jadi, pantaslah ia bertemu dengan dua kiper berbeda generasi itu sepanjang kariernya.

  1. Gianluigi Buffon vs Enrico dan Federico Church

Ada kejadian yang mungkin membuat Buffon kurang tenang jika memikirkannya. Ayah dan anak ini pernah membobol gawang Juventus. Keluarga Chiesa ini sama-sama memilih posisi sebagai penyerang.

 

Federico kini menjadi pemain mudah Fiorentina, tempat ayahnya dulu pernah berkarya. Ia masih punya cukup waktu untuk membuktikan diri bisa setajam ayahnya.

  1. Paolo Maldini vs Beniamino dan Ignazio Abate

Selama 25 tahun menjadi bek AC Milan, Paolo Maldini bisa mengalami banyak hal. Jadi, selain bertemu keluarga Serrentino, ia juga bertemu dua Abate. Kiper Beniamino Abate pernah ditemuinya antara 1986 dan 1995. Abate senior pernah membela Udinese, Inter, Cagliari.

 

Maldini juga pernah melawan Ignazio ketika sang anak lawannya itu membela Empoli dan Torino. Kini, mereka berdua berteman karena Ignazio telah menjadi pemain Milan.

  1. Steven Gerrard vs Peter dan Kasper Schmeichel

Steven Gerrard pernah menjadi musuh abadi bagi Peter karena mereka membela dua kubu yang telah menjadi seteru abadi juga. Setelah Peter pensiun, Gerrard masih aktif membela Liverpool.

 

Kasper pernah membela Manchester City pada 2005 sampai 2009. Karena itu, Gerrard pastinya tak asing lagi dengan kiper muda yang sekarang bersama Leicester City ini.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker