Top Skor

8 Pesepakbola yang Mengaku tidak Suka Sepakbola

 

Menjadi pesepakbola adalah mimpi banyak anak muda saat ini, mereka berlatih setiap hari sampai dengan masuk ke akademi-akademi sepakbola terbaik. Dan gambaran kehidupan pesepakbola dunia saat ini sungguh memotivasi , mereka memiliki popularitas, pendapatan yang besar dan juga iklan-iklan dari perusahaan besar.

 

Namun tahukah anda ternyata ada banyak para pesepakbola top dunia yang mengakui ternyata mereka tidak menyukai permainan sepakbola ini. Ketidaksukaan mereka diantaranya ditunjukkan dengan tidak terlalu suka menonton pertandingan sepakbola. Siapa sajakah pemain-pemain top yang ternyata tidak menyukai sepakbola tersebut, berikut daftarnya :

balotelli

  1. Bobby Zamora

Bobby Zamora pernah digadang sebagai salah satu penyerang masa depan Inggris. Pada usia 17 tahun, Zamora telah memulai karier profesional dan sempat direkrut beberapa tim dan mencetak gol untuk mereka.

 

Suatu kali ia tiba-tiba mengaku tidak suka sepak bola. “Saya bukan penggemar sepak bola. Saya tidak menonton pertandingannya atau hal-hal semacam itu.”

 

Aneh, bukan?

  1. David Bentley

David Bentley adalah salah satu pemain yang memilih untuk pensiun dini. Usianya ketika itu masih 29 tahun dan bukan karena fisiknya tidak memungkinkan untuk bermain.

 

Setelah bermain untuk Tottenham, Blackburn Rovers, dan West Ham, menurut si pemain sendiri, ia menemui kekecewaan dalam sepak bola modern. Bentley merasa seperti robot.

 

“Sejujurnya, saya punya beberapa keraguan tentang sepak bola ketika masih di Blackburn. Saya ingat sedang berjalan-jalan dengan anjing saya dan berpikir: Ini (sepak bola) bukan untukku.”

  1. Stephen Ireland

Pemain berumur 30 tahun ini masih tercatat sebagai gelandang Stoke City. Terakhir kali kabarnya Ireland cedera parah dan harus absen selama sembilan bulan.

 

Namun, mungkin ia justru merasa lega dan bersyukur karena pernah mengatakan tidak terlalu suka sepak bola. “Sepak bola itu #%!# (sensor), kenapa saya bisa terjebak di dalamnya?”

  1. David Batty

Mantan pemain ini melegenda namanya bersama Leeds United. David Batty selama 13 tahun setia bersama klub berkostum putih-putih itu. Ia pernah dianggap sebagai salah satu bek terbaik di Inggris dari era 1990-an.

 

Setelah pensiun, ada hal tak terduga yang muncul dari pernyataannya. “Sepak bola Inggris itu membosankan. Saya belum menonton satu pun pertandingan sejak pensiun. Saya tak pernah mengerti ada yang mau membayar untuk menonton siarannya.”

  1. Christian Vieri

Christian Vieri adalah salah satu penyerang terbaik Italia sepanjang masa. Ia pernah membesar namanya bersama Inter Milan. Semua tampak sempurna, Vieri bahagia sebagai bintang lapangan.

 

Namun, dalam sebuah wawancara dengan media Italia, Vieri mengaku bahwa sepak bola bukan pilihan utama baginya.

 

“Sejujurnya, saya dulu tidak terlalu bagus di sepak bola. Saya cinta kriket dan ketika mulai mahir dan memberi hasil bagus bagi tim, saya bermimpi untuk menjadi seperti Allan Border (pemain kriket legendaris).”

  1. Carlos Vela

Pemain Real Sociedad ini sebenarnya punya sesuatu yang spesial. Karena itulah ia bisa keluar dari negaranya, Meksiko, dan merumput di Eropa.

 

Namun, ketika sakit hati karena tidak dipanggil timnas, Vela pernah bilang, “Saya lebih memilih menonton film ketimbang pertandingan sepak bola.” Vela juga mengaku sebagai fans NBA.

  1. Gabriel Batistuta

Legenda Argentina dan Fiorentina yang pernah bermain untuk AS Roma ini seperti sudah terlahir sebagai pencetak gol. Nama Gabriel Batistuta menggema di seantero Italia dan Eropa selama masa kejayaannya.

 

Namun, rupanya ia bukanlah pecinta sepak bola. Dalam sebuah pengakuan, Bati pernah berkata, “Saya tidak suka sepak bola, Saya hanya melihatnya sebagai sebuah pekerjaan.”

 

Batistuta memang serius dan berdedikasi dalam pekerjaannya.

  1. Mario Balotelli

Untuk yang satu ini, yang ada adalah pengakuan tersirat. Balotelli adalah sosok yang selalu terhubung dengan kontroversi. Penyerang buangan AC Milan dan Liverpool yang sekarang membela Nice ini melihat sepak bola sebagai pekerjaan juga, tidak lebih.

 

Suatu kali ia pernah mengatakan, “Saya tidak merayakan gol-gol karena itu adalah pekerjaan saya. Ketika seorang tukang pos mengirim surat, apakah ia merayakannya?”

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker