Top Skor

3 Calon Pelatih yang Layak Melatih Timnas Menurut Alfred Riedl

 

 

Alfred Riedl menyatakan akan mundur menjadi pelatih timnas merah putih, faktor usia menjadi alasan terkuat pelatih yang pernah dua kali mengantarkan Indonesia ke final piala AFF. Dengan mundurnya Riedl akan membuat kosongnya kursi kepelatihan timnas. Dan ada begitu banyak nama yang muncul untuk mengisinya.

 

Hal ini menjadi menarik karena munculnya nama-nama pelatih top dunia sekelas Guus Hiddink dan Jose Mourinho. Nama-nama ini muncul dari orang-orang penting seperti menpora dan juga wakil presiden Jusuf Kalla. Namun Alfred Riedl sendiri punya 3 nama pilihannya yang ia anggap lebih layak menggantikannya. Berikut ketiga nama tersebut ;

widodo

  1. Wolfgang Pikal

 

Tak ada yang tahu perjalanan karier Pikal sebagai pesepak bola. Pasalnya, ia hanya menjalani karier sebagai pemain hingga usia 22 tahun. Saat mengarungi petualangan bersama klub Divisi 3 Austria, SR Donaufeld, ia didera cedera engkel yang memaksanya pensiun dini.

 

Dari sana, ia melakukan perjalanan ke Indonesia hingga menetap di Bali. Pada akhirnya, ia memulai hidup baru dengan menikahi wanita Indonesia dan menjalani bisnis tekstil. Setelah sempat 10 tahun tak berkecimpung di sepak bola, pria yang baru berulang tahun ke-47 pada 1 November 2016 tersebut akhirnya kembali bersentuhan dengan dunia si kulit bundar.

 

Momen itu dimulai saat ia berkenalan dengan mantan pelatih Perseden Denpasar, Dick Buitelaar. Sejak 1999, ia pun mulai mengikuti kursus pelatihan di beberapa klub top Eropa, seperti Arsenal, Aston Villa, dan Ajax Amsterdam.

 

Pada 2008, ia dipertemukan dengan Riedl yang saat itu melatih klub Vietnam, Haipong. Sejak itu, keduanya saling bertukar informasi. Saat Riedl diangkat menjadi pelatih timnas Indonesia untuk Piala AFF 2010, Pikal pun diangkat sebagai asistennya.

 

Total, sudah tiga edisi Piala AFF yang dilewati Pikal bersama Riedl, yakni Piala AFF 2010, 2014, dan 2016. Sayang, kolaborasi keduanya belum menghasilkan gelar.

 

 

  1. Hans Peter Schaller

Jika dibandingkan Pikal, Schaller terbilang wajah baru dalam timnas Indonesia. Pasalnya, ia baru diangkat menjadi asisten pelatih timnas Indonesia untuk Piala AFF 2016.

 

Saat menunjuk Schaller sebagai asisten, keputusan Riedl sempat dipertanyakan. Pasalnya, pria berusia 53 tahun itu tak memiliki perjalanan karier yang cemerlang. Setelah sempat menukangi timnas Laos pada 2011, ia mulai menapaki karier di Indonesia.

 

Sayang, dua karier kepelatihannya bersama klub Indonesia berakhir dengan tragis. Ia mendapat surat pemecatan saat menukangi Persiba Balikpapan dan PSM Makassar. Saat menjadi asisten pelatih di Piala AFF 2016, Schaller pun terlihat tak begitu vokal dan aktif jika dibandingkan dengan Pikal.

 

 

  1. Widodo Cahyono Putro

Widodo adalah satu-satunya nama lokal yang disebut Riedl sebagai sosok yang layak menjadi pelatih timnas Indonesia. Hal itu bisa dimaklumi mengingat Riedl sudah begitu mengenal pelatih berusia 46 tahun tersebut.

 

Keunggulan Widodo dibandingkan dua kandidat lain adalah ia memiliki pengalaman mumpuni sebagai pemain dan tim pelatih. Saat menjadi pemain, namanya bersinar bersama Petrokimia Putra Gresik dalam dua periode.

 

Bicara soal ilmu kepelatihan, ia sudah mulai melatih Petrokimia Putra Gresik pada 2004. Pada 2005-2006, ia mulai menjalani tugas sebagai spesialis asisten pelatih timnas Indonesia. Tercatat, ia sempat menjadi asisten pelatih timnas Indonesia di kualifikasi Olimpiade 2008.

 

Setelah itu, ia juga sempat menjadi asisten pelatih di SEA Games 2007 dan kualifikasi Piala Asia 2011. Setelah itu, ia sempat rehat menjadi asisten di timnas saat menukangi Persela Lamongan. Namun, ia kembali menjadi langganan Riedl untuk Piala AFF 2010 dan 2014.

 

Baru di Piala AFF 2016 namanya tak masuk dalam daftar asisten Riedl di Timnas Indonesia. Itu karena Widodo tengah berada dalam kontrak sebagai pelatih Sriwijaya FC. Sebelum PSSI kembali menunjuk Riedl, namanya juga sempat masuk dalam daftar kandidat pelatih Timnas Indonesia di Piala AFF 2016.

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker