Top Skor

11 Pemain yang Tidak Diduga bisa Memecahkan Rekor Transfer Klubnya

Rekor transfer Paul Pogba kemungkinan besar akan terpecahkan di transfer musi panas ini. Hal ini tidak lepas karena banyaknya para pemain berbakat dan kekuatan potensial sebuah klub. Sebut saja nama-nama pemain seperti Hazard, Mbappe atau Aubumayeng yang diperebutkan klub-klub besar seperti Real Madrid dan Chelsea.

 

Dan musim transfer selalu saja memberikan kejutan-kejutannya, terutama kalau kita berbicara di “injury time”. Artinya akan banyak kejutan terjadi di menit-menit akhir penutupan transfer. Selain itu kami juga memiliki daftar pemain yang tidak diduga memecahkan rekor transfer klubnya. Siapa sajakah mereka, berikut daftarnya :

  1. Corentin Tolisso (Bayern Munchen)

Rekor transfer Bayern Munchen pecah di musim panas ini kala memboyong Tolisso dari Olympique Lyonnais seharga 41,5 juta euro. Tolisso merupakan pemain muda asal Prancis yang bisa bermain sebagai bek kanan dan juga gelandang.

Pecahnya rekor transfer itu tak pernah diduga sebelumnya, karena Tolisso baru sekedar memperlihatkan kualitasnya tanpa mampu memberikan trofi kepada Lyon. Patut dinanti, apa banderol harganya itu sesuai dengan kontribusinya bersama Bayern.

 

  1. Andre Schurrle (Borussia Dortmund)

Tak perlu meragukan kualitas bermain Schurrle yang sudah dibuktikannya bersama Bayer Leverkusen. Namun, sejak pindah ke Chelsea, Wolfsburg, hingga terakhir bersama Borussia Dortmund, penyerang Jerman berusia 26 tahun itu jarang bermain reguler dan lebih sering berada di bangku cadangan.

 

Dengan kondisi tersebut, Dortmund tetap memboyongnya seharga 30 juta euro tahun lalu dari Wolfsburg, melebihi transfer Henrikh Mkhitaryan kala diboyong dari Shakhtar Donetsk. Ini tak pernah diduga sebelumnya.

 

  1. Gabriel Batistuta (AS Roma)

Striker ikonik Argentina yang mempopulerkan namanya di Italia pada era 90 dan awal 2000-an. Transfer Batistuta ke Roma pada 2000/01 dari Fiorentina juga tak pernah diduga sebelumnya.

Giallorossi memboyongnya seharga 32,5 juta euro, memecahkan rekor transfer Roma yang membelinya di usia 31 tahun. Roma bertaruh memboyongnya di usia senja kala itu, tapi, pembeliannya terbukti jitu karena Batistuta mampu memberikan Scudetto.

 

  1. Franco Vazquez (Sevilla)

Palermo terkenal sebagai tim yang kerap mempromosikan pemain-pemain bertalenta. Pada musim 2014/15, mereka memiliki duet maut di lini depan yang sama-sama menjalin persahabatan di luar dan dalam pertandingan, Paulo Dybala dan Franco Vazquez.

Kedua pemain berpaspor Argentina itu menjadi kekuatan yang mengerikan di Italia. Tapi, ketika Dybala pindah ke Juventus pada 2015, performa Vazquez menurun kendati mampu menyelamatkan Palermo dari degradasi pada 2015/16.

Meski begitu, Vazquez tetap laris manis di bursa transfer pemain dan tidak ada yang menyangka sebelumnya, bahwa ia akan memecahkan rekor transfer Sevilla yang memboyongnya tahun lalu seharga 15 juta euro.

 

  1. Didier Ndong (Sunderland)

Tak ada yang pernah menduga Sunderland memecahkan rekor transfer mereka untuk pemain antah berantah dari klub Prancis, Lorient. The Black Cats membeli Ndong seharga 20 juta euro tahun lalu.

Pembelian itu jelas jadi perjudian bagi Sunderland, karena mereka memilih mendatangkan pemain yang tidak mengenal kultur sepak bola Inggris. Uang sebanyak itu sedianya bisa digunakan untuk merekrut pemain lainnya yang lebih baik, dan penilaian itu kian terbukti karena pada akhirnya Sunderland tetap degradasi.

 

  1. Michael Owen (Newcastle United)

Owen masih dianggap salah satu penyerang terbaik Inggris, apalagi setelah ia mengegerkan dunia sepak bola dengan penampilan gemilangnya di Piala Dunia 1998. Ia sampai dijadikan proyek Los Galacticos Real Madrid yang membelinya pada 2004 dari Liverpool.

Di Madrid kariernya hancur karena Owen lebih sering memanaskan bangku cadangan, plus ia rawan cedera. Namun, Newcastle tetap yakin dengan kualitas bermainnya dan rela merogoh kocek yang memecahkan rekor transfer klub, ketika membelinya dari Madrid pada 2005 seharga 25 juta euro.

Sejak saat itu, kisah Owen hanya menjadi sejarah yang Anda ketahui hingga saat ini. Selain memiliki rekor buruk soal cedera pemain, Owen juga jarang bermain di klub-klub yang dibelanya hingga ia pensiun pada 2013 di Stoke City.

 

  1. Jordan Pickford (Everton)

Baru semusim kiper kelahiran 7 Maret 1994 beraksi bersama Sunderland, Everton sudah langsung memboyongnya dengan mahar 30 juta poundsterling, memecahkan rekor transfer klub.

Pickford disiapkan sebagai pesaing utama Maarten Stekelenburg dan Joel Robles di Everton. Pecahnya rekor transfer Everton ini tak pernah diduga sebelumnya, karena Pickford belum membuktikan konsistensi bermainnya di Sunderland untuk dua musim beruntun dan seterusnya. Bisa jadi Sunderland yang degradasi menjadi alasan kepindahannya ke Goodison Park.

 

  1. Andy Carroll (Liverpool)

Pasca bermain gemilang untuk Newcastle United di musim 2010/11, Carroll pun dibeli Liverpool dengan harga yang ketika itu jadi rekor transfer klub, yaitu 35 juta poundsterling (rekor transfer saat ini dipegang oleh Sadio Mane dengan harga 36 juta pound). The Reds agaknya terbawa akan kebutuhan penyerang dan juga kepincut melihat Carroll, karena di Newcastle ia mengenakan nomor punggung legendaris 9 yang pernah dikenakan Alan Shearer.

Namun, seiring berjalannya waktu Liverpool merasakan telah salah membeli pemain dengan harga yang mahal. Carroll menjadi flop di Anfield dan dijual ke West Ham United pada 2013.

 

  1. Moussa Sissoko (Tottenham Hotspur)

Gelandang kelahiran Le Blanc-Mesnil ini memang bermain untuk Timnas Prancis di Euro 2016, tapi, apa layak Tottenham Hotspur memboyongnya hingga mencapai harga transfer 29,75 juta poundsterling? Hal itu bisa dibenarkan atau tidak.

Boleh jadi Tottenham memboyongnya bukan karena tuntutan kebutuhan pemain Mauricio Pochettino, melainkan keinginan sang pemain yang ingin meninggalkan Newcastle United, yang bermain di Championship pada musim 2016/17. Sissoko pun hanya menjadi penghangat bangku cadangan dan jarang bermain di Tottenham.

 

  1. Jackson Martinez (Guangzhou Evergrande)

Ketika bermain untuk Porto, ketajaman dan kualitas bermain Martinez memang tidak diragukan lagi. Tapi, saat pindah ke Atletico Madrid untuk musim 2015/16, di sana juga performanya mulai menurun. Striker asal Kolombia lebih sering berada di bangku cadangan.

Akan tetapi, tak pernah ada yang menduga bahwa Martinez masih bisa memecahkan rekor transfer klub,  Guangzhou Evergrande yang memboyongnya pada 2016. Di usia 30 tahun, Martinez dibeli seharga 42 juta euro, harga yang bisa membeli pemain yang lebih berkualitas daripadanya di Eropa.

 

  1. Borja Baston (Swansea City)

Borja Baston itu siapa? Tak begitu banyak yang mengetahui sepak terjangnya selain kepastian bahwa ia pemain Atletico Madrid. Namun, Atletico juga lebih sering meminjamkannya ke Murcia, Huesca, Deportivo La Coruna, Real Zaragoza, dan Eibar.

Bak membeli kucing di dalam karung, Swansea City pun memecahkan rekor transfer klub ketika membeli Baston tahun lalu seharga 18 juta euro. Sayang, perjudian itu tidak berhasil karena Baston jadi flop bagi tim berjuluk The Swans.

Tanpa pernah diduga sebelumnya, 11 pemain di atas ternyata mampu memecahkan rekor transfer klub.

 

 

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close