Top Skor

5 Pemain Bintang yang pernah Gagal Direkrut Real Madrid

Klub sekaya dan sebesar Real Madrid bukanlah tanpa cela. Klub yang memiliki image sebagai klub popular ini ternyata juga pernah ditolak dan gagal dalam merekrut pemain incarannya. Dalam hal track record, klub ini adalah klub boros dalam hal membeli pemain. Ada beberapa kali klub ini memecahkan rekor transfer pemain termahal dunia.

 

Namun dibawah ini kami memiliki catatan setidaknya 5 pemain bintang yang gagal direkrut. Bermodalkan nama besar ternyata tidak cukup kuat untuk meyakinkan pemain yang diminatinya. Ada begitu banyak alasan penolakan dari pemain bintang tersebut, dan berikut ulasan dari penolakan tersebut :

5. David De Gea

Rumor kepindahan David De Gea dari Manchester United ke Real Madrid begitu santer sejak 2015. Transfer itu juga melibatkan Keylor Navas, salah satu kiper Madrid.

Ketika tinggal selangkah lagi mendarat di Santiago Bernabeu, proses transfer itu batal. Dokumen menjadi alasan De Gea gagal meninggalkan MU.

Baik MU maupun Madrid memiliki versi masing-masing tentang kegagalan transfer De Gea. Tapi, media-media Inggris menyebut dokumen transfer De Gea telat dilaporkan. Bahkan, menurut sumber, dokumen transfer De Gea terlambat datang 28 menit.

Rumor lain mengatakan ada kesengajaan dari MU sehingga mereka tidak kehilangan kiper asal Spanyol tersebut. Hingga saat ini, Real Madrid masih berharap bisa mendatangkan mantan kiper Atletico Madrid tersebut.

 

4. Franck Ribery

Pada Juni 2010, Real Madrid tinggal selangkah lagi mendapatkan tanda tangan winger Bayern Munchen, Franck Ribery. Los Blancos sudah mengajukan tawaran sebesar 60 juta pounds, harga yang sangat mahal mengingat kontrak Ribery bersama Munchen berakhir pada Juni 2011.

Ribery juga sudah tertarik bergabung dengan Real Madrid karena situasi Munchen yang dilatih Louis van Gaal sedang tidak harmonis. Namun, manajemen Die Roten –sebutan Munchen– bergerak cepat untuk meyakinkan mantan pemain Timnas Prancis tersebut.

Keputusan Ribery bertahan bersama Bayern terbukti tepat. Setelah masa kepelatihan Van Gaal berakhir, Bayern dan Ribery meraih berbagai kesuksesan, dengan keberhasilan meraih tiga gelar pada musim 2012/13 menjadi puncaknya.

 

3. Samir Nasri

Pemain asal Prancis, Samir Nasri hampir saja bergabung dengan Real Madrid. Ini terjadi pada Juni 2007, saat dirinya masih memperkuat Olympique Marseille. Real Madrid telah beberapa kali bernegosiasi dengan Marseille untuk membelinya.

Di saat yang bersamaan, Bayern Munchen juga mengincar pemain Marseille, Franck Ribery. Tak mau kehilangan dua pemain sekaligus, Marseille lebih memilih menjual Ribery karena tawaran daru Munchen sangat menggoda.

“Pape Diouf, yang pada saat itu menjabat sebagai Presiden Marseille, mengatakan bahwa hanya ada satu seorang pemain yang akan diizinkan pergi,” ucap gelandang Manchester City itu.

“Pada akhirnya, itu adalah Franck Ribery yang bergabung dengan Bayern Muenchen. Jadi saya harus tinggal di Marseille satu tahun lagi dan kemudian saya pergi ke Arsenal,” ujar Nasri menegaskan.

 

2. Francesco Totti

Legenda AS Roma, Francesco Totti pernah mengatakan, dirinya hampir saja bergabung Real Madrid. Totti mendapat tawaran tersebut pada 2003.

“Pada tahun 2003 saya hampir bergabung dengan Madrid. Itu merupakan jalan yang bisa saya ambil setelah membela Roma. Saya tidak ingin hijrah ke klub lain karena rasa hormat saya kepada Roma,” ujar Totti, dikutip dari Sports Mole.

Striker berpostur 180 cm tersebut menolak bergabung dengan Real Madrid karena rasa cintanya, meski dia sempat bersitegang dengan Presiden AS Roma, Franco Sensi. Ketika itu, Totti dan Sensi tidak menemukan kata sepakat mengenai kontrak baru.

 

  1. Neymar

Sebelum bergabung dengan Barcelona dari Santos pada 24 Mei 2013, Neymar ternyata pernah menjalani tes medis bersama Real Madrid. Namun sayangnya, nilai transfer Neymar yang tinggi mengurungkan niat Los Blancos.

 

“Neymar berhasil lolos tes medis di Madrid. Kami berusaha mendatangkan dia tetapi kami melihat hal tersebut tidak mungkin. Kami lalu menarik diri dari negosiasi,” kata Presiden Real Madrid, Florentino Perez kepada Onda Cero.

Sementara Neymar mengatakan, dia sempat datang ke Real Madrid pada 2005, saat usianya masih 13 tahun. Bintang asal Brasil itu memilih bermain di negaranya bersama Santos ketimbang menerima tawaran Real Madrid.

“Saya berusia 13 tahun, itu adalah pertama kalinya saya datang ke Eropa. Ketika itu, saya tidak merasa nyaman. Saya tidak senang dan dapat bertahan jauh dari Brasil di usia muda,” ungkap Neymar.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker