Top Skor

5 Fakta Menarik Hasil 1-1 Indonesia Melawan Thailand

Bangsa Indonesia sempat merasa khawatir ketika di menit ke 13 kiper Indonesia Kartika melakukan blunder dengan melepas bola dari tangannya. Pemain Thailand pun dengan mudah menceploskan bola ke gawang. Hal ini membuat cemas seluruh tim, apalagi melihat kinerja kiper muda itu sepanjang pertandingan.

 

Namun untungnya skuad Luis Milla ini mampu mengurung Thailand sepanjang laga. Konsistensi ini pun berbuah gol ketika David mampu menjebol gawang Thailand melalui titik penalty. Dan Indonesia pun bersiap ke laga tanggal 17 Agustus nanti kala menghadapi Philipina. Berikut fakta laga melawan Thailand kemarin :

  1. Formasi Terbaik

Skuat yang diturunkan Milla di laga melawan Thailand ini bermain bagus, ketimbang saat kalah 0-3 dari Malaysia di laga kualifikasi Piala Asia U-23 2018. Dari belakang ke depan, komposisi tim sudah bagus dan bekerja sama dengan baik.

Alhasil, Indonesia bisa memainkan sepak bola ofensif, menghibur, dan mendominasi penguasaan bola. Starting XI ini wajib dipertahankan Milla untuk empat laga sisa melawan Vietnam, Kamboja, Timor Leste, dan Filipina.

  1. PR di Lini Pertahanan

Dari lini tengah hingga ke depan, Indonesia bermain cukup baik dalam memberikan ancaman konstan di pertahanan Thailand. Tapi, ketika mendapatkan serangan balik dari Thailand, pertahanan Indonesia yang digalang Hansamu Yama Pranata masih saja mengkhawatirkan.

Gol Thailand memang lahir dari kesalahan Kurniawan Kartika Ajie dalam mengantisipasi datangnya bola. Namun, kala momen itu terjadi, Kartika sendiri bertahan di antara dua pemain Thailand. Pertanyannya adalah, ke mana lini belakang Indonesia?

Kepanikan kala bertahan harus dihindari Indonesia di laga-laga berikutnya, demi mewujudkan target medali emas di SEA Games 2017.

  1. Tumpulnya para Penyerang

Marianus Mariyanto dan Yabes Roni sudah diuji Milla di laga ini. Hasilnya cukup positif, karena keduanya berkontribusi dalam proses serangan Indonesia. Namun, kembali lagi, tugas penyerang adalah mencetak gol. Marianus dan Yabes punya peluang mencetak gol, namun urung mengonversinya menjadi gol.

Andai peluang itu dimanfaatkan dengan baik, Indonesia boleh jadi menang atas Thailand. Nah, mengenai penyelesaian akhir ini, Milla bisa mencoba memainkan Ezra Walian melawan Filipina di laga berikutnya. Barangkali, dia solusi gol di lini depan Indonesia.

  1. Head to Head dengan Thailand

Dalam sejarah SEA Games, Indonesia hanya menang sekali melawan Thailand, dan itu terjadi pada 2011, Indonesia menang 3-1. Sisanya, Indonesia kalah 14 kali dan imbang empat kali.

Kini, catatan itu sedikit membaik dengan lima kali hasil imbang. Tambahan catatan positif lainnya adalah: Indonesia bermain lebih baik dari Thailand, yang biasanya memainkan sepak bola ofensif.

  1. Osvaldo Mencuri Perhatian

Winger Persipura Jayapura berusia 19 tahun, menghadirkan solusi untuk menambah daya gedor Indonesia. Osvaldo layak dijadikan man of the match pertandingan ini. Tak hanya merepotkan lini belakang Thailand, pergerakan Osvaldo juga yang memicu pelanggaran Thailand di kotak terlarang.

Penalti yang diambil Septian David Maulana pun berbuah gol penyama kedudukan. Osvaldo bisa menjadi tumpuan Indonesia di lini depan, selain Febri Haryadi, Marianus, Yabes, Saddil Ramdani, dan Ezra.

 

 

 

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close