Top Skor

13 Kiper Terburuk Liverpool Sejak era Premier League, Loris Karius Bukan yang Terparah

Liverpool era Klopp mengalami peningkatan signifikan dibanding pelatih-pelatih sebelumnya.

Hal ini bisa kita lihat dari bagaimana Klopp mampu membawa Liverpool bisa menjadi finalis di banyak kompetisi.

Setelah berkali-kali menjadi peserta final di tahun sebelumnya, tentu juara Liga Champions musim lalu adalah prestasi terbaik Klopp dan Liverpool.

Hal itu tentu tidak lepas dari pemilihan dan perekrutan pemain di bagian pertahanan.

Dan kiper Allison menjadi alasan terbaik Liverpool saat ini.

Walaupun tiga laga berakhir kekalahan yang diikuti banyaknya kegagalan rekor baru, namun Liverpool sepertinya sudah bersiap-siap mengangkap piala untuk Liga Inggris tahun ini.

Namun melihat ke belakang, ada begitu banyak kiper-kiper liverpool yang di bawah perfoma.

Siapa-siapa sajakah kiper Liverpool tersebut, berikut daftarnya :

1. Daniele Padelli

Posisi teratas dalam daftar ini diisi kiper berkebangsaan Italia, Daniele Padelli.  Padelli memulai karier juniornya bersama tim Como.

Padelli sempat berseragam Liverpool pada musim 2006-2007 dengan status pinjaman dari Sampdoria.

Di Liverpool dia bermain hanya satu kali dan kebobolan dua gol. Kini Padelli menjadi pelapis kiper utama Inter Milan, Samir Handanovic. 


2. Patrice Luzi

Dia mencatatkan menit bermain di Premier League paling sedikit dibanding semua yang ada di daftar ini.

Patrice Luzi hanya bermain untuk Liverpool selama 13 menit. 

Kesempatan singkat itu datang saat Liverpool menang 1-0 atas Chelsea pada 2004.

Dia diturunkan karena Jerzy Dudek sedang cedera. 


3. Doni

Doni mencatatkan 10 caps bersama Timnas Brasil dan berperan penting di AS Roma dengan 150 penampilan.

Namun, saat di Liverpool dia tak banyak mendapat kepercayaan. 

Selama berseragam Liverpool, Doni hanya empat kali bermain.

Doni direkrut Liverpool pada musim 2011-2012 dengan mahar hampir Rp24 miliar.

Dia membela Liverpool selama dua musim, namun tidak mampu menggeser posisi kiper utama saat itu, Pepe Reina.


4. Brad Jones

Brad Jones tercatat memperkuat Liverpool pada 2010-2015.

Pada musim 2011 dia sempat dipinjamkan ke Derby County.

Manajer Liverpool saat itu, Brendan Rodgers, sempat memberikan kepercayaan kepada sang penjaga gawang utama.

Namun, Jones tampil di bawah ekspektasi.

Kiper asal Australia tersebut hanya mendapat 11 kali kesempatan tampil di Premier Leagua dan kebobolan 16 gol.


5. Mike Hooper

Mike Hooper cukup lama merumput di Liverpool, tepatnya pada musim 1985-1993.

Pada era 1980-an, dia menghabiskan waktunya sebagai penghangat bangku cadangan. Kondisi itu berlanjut pada era Premier League. 

Pada 1993, dia memutuskan hengkang ke Newcastle United.

Namun, tetap saja dia tetap menjadi penghangat bangku cadangan. 


6. Adam Bogdan

Adam Bogdan baru dilepas Liverpool pada 2019. Padahal, praktis dia hampir tak pernah diturunkan sejak didatangkan dari Bolton Wanderers pada 2015. 

Kiper asal Hungaria tersebut hanya mencatatkan dua penampilan di liga. Tapi, tampaknya dia senang-senang saja di Anfield. 


7. Pegguy Arphexad

Pegguy Arphexad membela Liverpool pada musim 2000 hingga 2003. Selama tiga tahun di Anfield, dia hanya dua kali dimainkan di ajang Premier League. 

Faktanya, selama 16 tahun karier profesionalnya di Marseille, Lille, Leicester, dan Conventry dia hanya total membukukan 40 laga di liga. 


8. Danny Ward

Pemain internasional Wales tersebut hanya dua kali turun di Premier League untuk Liverpool.

Total, dia membukukan tiga laga bersama The Reds di semua kompetisi. 

Liverpool meraup dana segar 12 juta pounds saat menjualnya ke Leicester City pada 2017.

Dia berhasil membangun reputasinya sebagai kiper yang bisa diandalkan saat dipinjamkan ke Huddersfield.


9. Paul Jones

Paul Jones menjadi kiper debutan tertua bagi Liverpool. Dia dimainkan saat berusia 36 tahun, dan berhasil mencatat clean sheet melawan Aston Villa pada 2004. 

Rasio clean sheet Jones cukup bagus, yaitu 50 persen. Itu tak lepas dari fakta Paul Jones hanya tampil dua kali di liga untuk Liverpool.  


10. Scott Carson

Scott Carson berkiprah di Liverpool selama tiga tahun, pada 2005-2008. Namun, dia hanya diturunkan dalam empat pertandingan liga.

Carson tak pernah bisa menggeser Pepe Reina.  


11. Chris Kirkland

Chris Kirkland direkrut Liverpool pada 2001 di hari yang sama dengan Jerzy Dudek. 

Kirkland langsung menghadapi persaingan sengit sejak hari pertama di Anfield. 

Selama di Anfield dia kerap direcoki cedera, termasuk masalah engkel pada 2002.

Selama lima tahun di Liverpool, dia hanya main dalam 25 pertandingan. 


12. Brad Friedel

Seperti David James, Carson, dan Kirkland, penjaga gawang ini, Brad Friedel, punya karier lebih baik di luar Liverpool.

Friedel mencatatkan 25 laga untuk Liverpool dan tak pernah benar-benar menemukan permainan terbaiknya. 

Brad Friedel akhirnya dilepas The Reds pada 2000. Ternyata, selama 15 tahun berikutnya Friedel malah bersinar, bahkan bermain hingga usia 40 tahun.

Dia mengukir 450 penampilan bersama Blackburn, Aston Villa, dan Tottenham Hotspur. 


13. Loris Karius

Jika menyebut nama Loris Karius, publik sepak bola dunia kemungkinan langsung teringat kesalahan fatalnya pada final Liga Champions 2018. 

Karius membuat dua kesalahan fatal yang membuat Liverpool takluk dengan skor 1-3 dari Real Madrid.

Selepas pertandingan, Karius meminta maaf kepada seluruh elemen klub karena merasa melakukan kesalahan besar.

Kesalahan pertama Karius terjadi pada menit ke-51 saat umpan lemparannya dipotong Karim Benzema dan menjadi gol.

Blunder kedua Karius datang pada menit ke-83 atau gol ketiga Real Madrid.

Karius gagal menangkap dengan sempurna tendangan keras Gareth Bale dari luar kotak penalti.

Sumber : bola.com (Alfi Yuda, 5 Maret 2020)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button