Top Skor

3 Alasan Rashford Kehilangan Masa Depan di MU

Rashford di musim lalu menjelma menjadi pemain muda bertalenta dan sangat diandalkan MU. Pemain ini mampu mencetak gol-gol penting kala penyerang top MU mandul dan mengalami cedera. Nama Rashford pun muncul untuk menenggelamkan nama-nama top seperti Wayne Rooney atau Anthony Martial.

Namun sekali lagi Mourinho yang masuk menggantikan Van Gaal menunjukkan kebiasaannya yakni dengan lebih mempercayai pemain senior. Ia membawa Ibrahimovic menggeser posisi Rashford. Dan pemuda bertalenta itu pun sepertinya semakin akrab dengan bangku cadangan. Dan berikut 3 alasan terkuat Rashford tidak punya masa depan di MU :

rashford

  1. Hilang Kepercayaan

Rashford sempat digadang-gadang bakal menjadi striker gemilang di masa depan. Namun, menurut mantan gelandang Liverpool, Danny Murphy,  Mourinho tidak memiliki catatan bagus soal memberi kepercayaan kepada pemain muda.

 

“Anda toh tidak senantiasa hanya berpuas diri sebatas menjadi pemain potensial. Hal ini menjadi dilema karena Mourinho tidak punya catatan yang memadai ketika menangani dan memoles pemain muda,” katanya.

 

Murphy mencontohkan soal Michael Owen. Menurut dia, saat masih berusia 18 tahun dan bergabung bersama Liverpool, Owen terus berkesempatan menjadi pemain reguler.

 

“Anda memerlukan striker yang mampu turun bertanding dengan segudang pengalaman,” jelas Murphy.

 

2. Rendahnya Produktivitas Gol

Rashford sebenarnya mampu mengawali musim 2016-17 dengan manis, dengan 4 gol sebelum Oktober 2016. Namun, setelah itu dia harus tiga bulan absen mencetak gol.

 

Mourinho sempat mengakui bahwa timnya saat ini terbilang kurang produktif dalam urusan mencetak gol. Mantan pelatih Real Madrid ini, mengutarakan, para pemainnya sudah seharusnya mencetak gol lebih banyak dengan adanya kebebasan untuk bergerak dan memanfaatkan peluang untuk membobol gawang lawan.

 

Hingga saat ini, tim berjuluk Setan Merah itu tercatat baru mencetak 42 gol darI 27 pertandingannya di Liga Inggris.

 

3. Perubahan Posisi Sebagai Winger

Posisi Rashford mengalami perubahan sejak MU dilatih Mourinho. Kini, Rashford lebih banyak bermain sebagai seorang winger.

 

Sejak kedatangan Ibrahimovic, posisi Rashford yang awalnya seorang striker murni digeser ke posisi sayap. Meski demikian, Rashford menilai bahwa perubahan posisi itu membuatnya bisa menyerap banyak ilmu dalam pertandingan.

 

Pemain berusia 19 tahun itu mengatakan bahwa dirinya bisa melakukan banyak hal di posisi sayap. Rashford tidak hanya memikirkan cara untuk menjebol gawang lawan.

 

“Bermain sedikit melebar membantu saya mengembangkan bakat, terutama dalam jangka panjang. Saya bisa melihat permainan dari persepektif yang berbeda dan itu sangat membantu,” katanya.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close