Top Skor

4 Figur yang Paling Menderita dengan Bergabungnya Hazard ke Real Madrid

Real Madrid telah memastikan bergabungnya pemain terbaik Chelsea ke Santiago Bernabeu.

Eden Hazard dikabarkan bergabung mulai 1 Juli 2019 ini dengan Real Madrid dengan mahar tak kurang dari 100 juta Euro.

Hazard memang sudah memimpikan untuk bermain dengan Real Madrid dari masa kecilnya.

Real Madrid juga diketahui telah mengincar Hazard dari tahun 2016 yang lalu.

Kesepakatan baru ini membuat Real Madrid semakin menakutkan musim depan terlebih dengan bergabungnya penyerang buas sekelas Stevan Jovic.

Dan siapa sajakah figur paling merasa dirugikan dengan kedatangan pemain berkelas seperti Hazard ini, berikut diantaranya :

1. Chelsea

Ketika Eden Hazard bergabung dengan Chelsea di musim panas 2012, ia yang baru berusia 21, datang sebagai salah satu talenta yang potensial di Eropa usai berkiprah di Ligue 1 Prancis bersama Lille LOSC.

Sejak itu, pemain internasional Belgia ini terus memperkuat statusnya sebagai salah satu pemain terbaik di dunia.

Bisa dibilang ia pemain yang terbesar yang pernah mengenakan warna biru: Chelsea.

Dalam tujuh musim di Stamford Bridge, pemain berusia 28 tahun ini hampir selalu jadi bintang lapangan, berkontribusi besar ke timnya dalam berbagai kesempatan dan membantu klub memenangkan banyak trofi.

Selama ada di London Barat menghasilkan total enam trofi utama termasuk dua gelar Premier League dan dua gelar Liga Europa.

Sulit ada figur pemain lain yang mengulangi pencapaiannya.

Pada tingkat individu, kelasnya juga bersinar dan dia memenangkan banyak penghargaan pribadi termasuk PFA Pemain Muda Terbaik, Pemain Terbaik PFA, penghargaan Playmaker Premier League, serta Pemain Terbaik Pemain PFA tahun ini plus terpilih menjadi FIFPRO XI.

Hal-hal yang menguatkan Hazard merupakan pemain yang brilian di Chelsea.

Secara total, ia tampil 352 kali untuk The Blues, mencetak 110 gol untuk duduk kesembilan di chart pencetak gol sepanjang masa The Blues.

Sementara ia juga menunjukkan sisi kreatifnya dengan total 81 assist.

Ini berarti bahwa mantan pemain Lille itu terlibat langsung dalam 191 gol di semua kompetisi untuk Chelsea sejak debutnya di musim 201202013, yang 94 lebih banyak daripada yang dicetak pemain lain dalam waktu bersamaan.

Bahkan jika dia tidak mencetak gol atau membantu proses terjadinya gol, kehadiran Hazard di lapangan selalu menjadi ancaman bagi lawan.

Perhatian besar yang diberikan tim lawan membuat pemain lainnya Chelsea menikmati keuntungan.

Dengan kepergiannya, Chelsea telah kehilangan pemain kelas dunia. Bersamanya pergi semua assist dan gol yang dia berikan.

Dapat dikatakan bahwa mereka mendapat tawaran bagus dengan mendapatkan jumlah yang begitu tinggi untuk seorang pemain dengan hanya satu tahun tersisa di kontraknya, tetapi jika dibandingkan kinerja Hazard serta larangan transfer klub yang akan datang, bisa dipastikan Chelsea rugi besar!


2. Vinicius Jr

Pada musim 2017-2018, seorang Vinicius Jr. datang ke Real Madrid sebagai keajaiban dari negara penyuplai bakat sepak bola bertalenta bernama Brasil.

Dia telah menarik perhatian dengan tampilan untuk Flamengo dan Real Madrid bergegas untuk mengamankan layanannya pada Mei 2017 dengan mahar 46 juta euro, meskipun saat itu sang pemain berusia 16 tahun dan baru menjalani debut profesionalnya 10 hari sebelumnya.

Saat pertama kali menjadi pemain Real Madrid, Vinicius berjuang masuk jajaran skuat inti Los Blancos.

Sayangnya Julen Lopetegui kurang percaya pada kemampuannya. Tapi, peruntungannya berbalik di era Santiago Solari dan Zinedine Zidane.

Dalam musim yang ditandai dengan gejolak dan kekecewaan pemain di lapangan, pemain berusia 18 tahun itu adalah salah satu dari sedikit pemain yang bersinar dalam jajaran skuat Real Madrid.

Sang penyerang sayap tampil trengginas dengan semangat sebagai pemain belia.

Mengingat usianya yang masih muda, diyakini bahwa ia akan berkembang menjadi pemain besar.

Jika dapat kesempatan bermain yang banyak, tak tertutup kemungkinan Vinicius bakal menandingi Cristiano Ronaldo.

Namun, kedatangan Eden Hazard menempatkannya pada persimpangan. Kedua pemain beroperasi pada posisi yang sama di sayap kiri.

Zinedine Zidane tentu tak akan menyia-nyiakan Hazard yang didatangkan dengan susah payah dari Chelsea.

Alternatif  strategi bisa digeber Zizou dengan menggeser Vinicius di sisi kanan serangan.

Ia diplot berkolaborasi dengan Hazard, tetapi ini tetap tak akan menguntungkan. Kemampuan terbaik keluar.


3. Barcelona

Saat Real Madrid mendominasi Eropa dalam beberapa tahun terakhir, persaingan domestik Spanyol menjadi milik Barcelona.

Los Blancos menang dalam empat dari enam Liga Champions terakhir, tetapi kiprah mereka di La Liga benar-benar mengerikan, hanya memenangkan hanya dua gelar La Liga dalam dekade terakhir.

Sementara saingan berat mereka telah menang di tujuh gelar La Liga dan menambahkan enam trofi Copa del Rey (termasuk empat berturut-turut) di periode yang sama.

Hal ini sejalan dengan ini yang Zinedine Zidane menyatakan bahwa menangkap La Liga musim depan adalah prioritas klub dan pada bukti transaksi transfer mereka musim panas ini, pemain Prancis itu dapat percaya diri dengan kemampuan timnya.

Sejauh ini di jendela ini, Real Madrid telah menghabiskan total 229,5 juta euro untuk mendatangkan tiga pemain: Luka Jovic, Rodrygo Goes , Eder Militao, dan juga Hazard.

Hal tersebut dilakukan untuk merubah peruntungan El Real.

Kedatangan Eden Hazard adalah puncak dari sensasi yang dilakukan Real Madrid. Sang pemain diyakini Zinedine Zidane akan membawa dampak positif.

Timnya bisa berhadapan dengan Barcelona dalam persaingan kompetisi domestik Negeri Matador.


4. Neymar

Neymar Jr jadi bahan komoditas gosip transfer. Ia belakangan kerap dikaitkan dengan Real Madrid dan Barcelona.

Penyerang asal Brasil itu sempat bermain di Barcelona sebelum akhirnya hengkang ke PSG.

Namun sudah dua musim Neymar bermain di Prancis agaknya tak puas dengan level persaingan.

PSG terlalu dominan di Liga Prancis, tapi selalu meredup saat berkiprah di Liga Champions.

Selama beberapa tahun terakhir, perdebatan yang akrab di kalangan penggemar adalah siapa yang akan menjadi pewaris yang layak untuk tahta dua superstar, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Nama Neymar dan Hazard mencuat paling atas, dengan gaya bermain dan posisi yang sama.

Duo ini masuk radar Real Madrid, ketika klub satu ini mencari pengganti yang ideal untuk Ronaldo di Bernabeu.

Adalah impian setiap pemain untuk mengenakan kostum Real Madrid. Baik Neymar dan Hazard menyatakan keinginan mereka untuk bermain di Los Blancos.

Beberapa tahun yang lalu, Neymar jelas memiliki keunggulan dibanding Hazard, tetapi semua berubah usai Piala Dunia 2018 lalu.

Belgia menyingkirkan Brasil pada babak perempat final. Menunjukkan kalau Hazard lebih baik dibanding Neymar

Dengan penandatanganan Hazard, kemungkinan Neymar membela Real Madrid saat bersamaan  bisa dikatakan mustahil.

Sumber: Sportskeeda

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker