Top Skor

4 Pesepakbola Terbaik Spanyol Sepanjang Masa


Iker Casillas

Iker Casillas, Real Madrid, Timnas Spanyol

Bersama timnas Spanyol, kariernya pun cukup mentereng. Ia adalah kapten yang membawa Tim Matador menjuarai Piala Dunia 2010, Euro 2008 dan 2012. (AFP/Javier Soriano)

Iker Casillas merupakan sosok penjaga gawang yang berkontribusi besar terhadap sukses Timnas Spanyol merajai dunia sepak bola internasional pada 2008 hingga 2012. Casillas merupakan kiper terbaik Spanyol saat itu yang juga menjadi andalan di Real Madrid.

Kiper yang dijuluki San Iker, atau Santo Iker, karena ketangkasan, ketampanan, dan kesuksesannya di bawah mistar gawang adalah faktor utama yang membuatnya dianggap sebagai orang suci yang mengawal gawang Spanyol dengan sempurna.

Iker Casillas, yang pensiun dari Timnas Spanyol pada 2016, mengakhiri karier internasional selama 16 tahun dengan mengemas 167 penampilan, sempat menjadi yang terbanyak sebelum tergeser oleh mantan rekan setimnya, Sergio Ramos, yang hingga kini masih aktif bermain.

Selain membawa Timnas Spanyol menjuarai Piala Eropa 2008 dan 2012, serta Piala Dunia 2010, Iker Casillas juga mempersembahkan lima gelar juara La Liga, dan tiga trofi Liga Champions untuk Real Madrid. Dua trofi Piala Super Eropa dan sebuah trofi Piala Dunia Antarklub pernah diraihnya.

Iker Casillas juga meraih predikat kiper terbaik dunia selama lima tahun berturut-turut, mulai dari 2008 hingga 2012, serta selalu menjadi kiper dalam FIFA FIFPro World XI dari 2008 hingga 2012.

Keberhasilannya mengantar Spanyol menjuarai Piala Dunia 2010 membuatnya juga menjadi kiper terbaik dalam turnamen tersebut.3 dari 6 halaman


Xavi Hernandez

Xavi Hernandez

Xavi Hernandez akan hadir di final Piala Eropa 2016 untuk menyerahkan troifi yang sempat dipegang Spanyol.FRANCK FIFE / AFP

Tidak ada yang bisa meragukan kehadiran Xavi sebagai pengatur irama permainan terbaik yang pernah dimiliki Timnas Spanyol. Kemampuannya memberikan umpan yang akurat, membuat Xavi menjadi bagian penting dalam permainan tiki-taka yang diterapkan Spanyol pada medio 2008 hingga 2012.

Sosok Xavi yang mengawal lini tengah Timnas Spanyol telah memberikan negaranya sebuah prestasi tertinggi, baik di level dunia maupun Eropa.

Bahkan dengan fakta Xavi menjadi satu dari lima pemain dalam sejarah sepak bola yang memenangi Piala Dunia bersama tim nasional dan meraih treble bersama klubnya, bahkan dua kali, siapa yang meragukan kapabilitasnya sebagai pemain terbaik yang pernah dimiliki Spanyol.

Xavi saat ini berada di peringkat ketiga dalam daftar pemain dengan jumlah penampilan terbanyak bersama Timnas Spanyol dengan 133 laga dan mengemas 13 gol. Ia hanya unggul dua penampilan dari rekan setimnya di Barcelona maupun Timnas Spanyol, Andres Iniesta.

Tidak hanya meraih satu trofi Piala Dunia dan dua gelar juara Piala Eropa bersama Timnas Spanyol, Xavi tercatat delapan kali meraih gelar juara La Liga, empat trofi Liga Champions, dua Piala Super Eropa, dan dua trofi Piala Dunia Antarklub.

Xavi menjadi pemain terbaik Piala Eropa 2008 dan empat kali terpilih menjadi playmaker terbaik dunia pada 2008 hingga 2011.4 dari 6 halaman


Andres Iniesta

Gelandang timnas Spanyol, Andres Iniesta.

Gelandang timnas Spanyol, Andres Iniesta. (AFP/Dani Pozo)

Rekan setim sekaligus partner Xavi Hernandez di lini tengah Barcelona maupun Timnas Spanyol. Jika Xavi bertugas untuk menyeimbangkan irama permainan di lini tengah timnya, Iniesta merupakan pemain yang bergerak lebih kreatif untuk menciptakan peluang ke lini serang.

Selalu berpartner bersama Xavi di lini tengah, tentu secara kolektif tim, prestasi yang diraih oleh Andres Iniesta tidak jauh berbeda.

Selain satu trofi Piala Dunia dan dua Piala Eropa, Andres Iniesta meraih sembilan gelar La Liga bersama Barcelona, empat trofi Liga Champions, tiga trofi Piala Super Eropa, dan tiga trofi Piala Dunia Antarklub.

Penampilan yang cemerlang membuat Andres Iniesta lima kali menjadi gelandang terbaik La Liga, mulai dari 2009, 2011, 2012, 2013, dan 2014, menjadi pemain Spanyol terbaik di La Liga 2009, dan sembilan tahun berturut-turut masuk dalam FIFA FIFPro World XI mulai dari 2009 hingga 2017.5 dari 6 halaman


Sergio Ramos

Sergio Ramos

Sergio Ramos rayakan kemenangan Timnas Spanyol di Piala Eropa 2012. (AFP/Damien Meyer)

Satu-satunya pemain dalam daftar ini yang masih aktif bermain bersama Timnas Spanyol hingga hari ini. Sergio Ramos yang memulai debut bersama La Furia Roja sejak 2005 kini sudah 178 kali membela Timnas Spanyol dengan torehan 23 gol yang juga menjadikannya pemain nomor delapan dalam daftar pencetak gol terbanyak bersama Timnas Spanyol.

Bagi seorang pemain bertahan, torehan 23 gol bersama Timnas Spanyol tentu sebuah prestasi yang luar biasa. Bisa dibilang ia merupakan bek paling produktif yang pernah dimiliki Timnas Spanyol.

Kehadirannya di pusat pertahanan Timnas Spanyol jelas sangat membantu Iker Casillas mengawal gawang hingga menjadikan La Furia Roja menjadi yang terbaik pada periode 2008 hingga 2012. Kemampuan taktis dan berani berduel dengan striker lawan menjadikan Ramos sebagai pemain yang istimewa.

Selain membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2008 dan 2012, Sergio Ramos lima kali membawa Real Madrid menjuarai La Liga, dan lima kali pula membawa tim tersebut menjuarai Liga Champions.

Tiga trofi Piala Super Eropa dan empat trofi Piala Dunia Antarklub menjadi prestasi yang sulit dibandingkan oleh pemain lain. Penampilan cemerlang Ramos pun membawanya meraih begitu banyak prestasi individu.

Ketika baru pertama kali menjalani debut di La Liga pada musim 2004/2005, Ramos langsung meraih predikat La Liga Breakthrough Player of the Year 2005, prestasi yang kemudian membuat Real Madrid melirik dan memboyongnya dari Sevilla.

Setelah pertama kali masuk dalam FIFA FIFPro World XI 2008, Ramos kemudian selalu masuk dalam 9 penghargaan yang sama sejak 2011 hingga 2019. Ia menjadi pemain bertahan terbaik La Liga empat musim berturut-turut sejak 2011/2012 hingga 2014/2015, dan meraih predikat yang sama pada musim 2016/2017.

Ia menjadi pemain terbaik Piala Dunia Antarklub 2014, di mana ia juga menjadi topscorer dalam ajang tersebut. Dengan konsistensinya mempersembahkan prestasi untuk Spanyol dan Real Madrid, serta perjuangannya untuk tetap memperkuat La Furia Roja hingga saat ini, Sergio Ramos memang layak untuk menjadi yang terbaik.

Sumber : bola.com

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close