Top Skor

5 Pelatih Ini Membawa Kemunduran buat Tim Besar yang Ia Latih

Sebuah klub besar dengan mimpi yang besar pula.

Itulah yang diingini para fans tentang nasib tim kesayangannya.

Setiap klub pada akhirnya merekrut pelatih terbaik untuk merealisasikan mimpinya tersebut.

Hanya sayangnya, tidak semua berakhir manis.

Ada saja pelatih dengan ekspektasi besar tadi dan justru membuat kemunduran klub yang ia latih.

Dan berikut 5 pelatih yang membawa kemunduran untuk klub besar yang ia latih :

5. Peter Bosz

Borussia Dortmund memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Thomas Tuchel di akhir musim 2016/17, tepat beberapa hari setelah mereka sukses memenangkan DFB Pokal. Tak memerlukan waktu lama, pihak klub kemudian menunjuk mantan manajer Ajax, Peter Bosz, sebagai suksesor manajer asal Jerman itu.

Sempat menunjukkan performa meyakinkan di awal musim, namun mulai bulan September 2017, Dortmund memperlihatkan penurunan performa yang cukup drastis dan gagal meraih kemenangan sejak akhir bulan September.

Pihak klub pun kemudian memutuskan untuk memecat Peter Bosz setelah Marco Reus dan kawan-kawan kini tercecer di peringkat delapan klasemen sementara dan juga tersingkir dari ajang Champions League.

Kini Die Borussen pun tengah ditangani oleh manajer interim, Peter Stoger, yang sebelumnya juga sempat melatih klub Bundesliga lainnya, FC Koln.

4. Ronald Koeman

Everton dihadapkan dengan ekspektasi tinggi di musim 2017/18, terlebih setelah mereka sukses mengakhiri musim 2016/17 dengan berada di posisi ketujuh. Tak hanya itu, The Toffees pun termasuk aktif mendatangkan pemain anyar, seperti Gylfi Sigurdsson, Davy Klaasen hingga Wayne Rooney.

Namun ternyata, yang terjadi malah sebaliknya, Everton gagal menampilkan performa terbaik dan bahkan sempat berada di posisi ke-16 klasemen sementara. Setelah dipermalukan Arsenal dengan skor telak 5-2 pada 22 Oktober silam, pihak klub pun langsung memecat manajer asal Belanda itu.

Sempat dilatih manajer interim, David Unsworth, kini Everton mulai bangkit dan menampati posisi ke-10 di klasemen sementara setelah dilatih oleh Sam Allardyce.

3. Jose Mourinho

Kualitas yang dimiliki Jose Mourinho sepertinya sudah tak perlu diragukan lagi. Ia dikenal sebagai manajer yang selalu mampu mempersembahkan banyak trofi di setiap tim yang ia pimpin.

Dari semua tim yang pernah ia pimpin, menjadi manajer Chelsea di tahun 2004 hingga 2007 sepertinya menjadi pengalaman yang tak bisa ia lupakan, pasalnya Mourinho mampu memenangkan Premier League dalam dua musim beruntun, yakni di musim 2004/05 dan 2005/06.

Periode kedua Mourinho di Stamford Bridge berlangsung di tahun 2013, ia kemudian sukses kembali memenangkan Premier League di musim 2014/15, namun di musim 2015/16, The Blues mengalami penurunan performa yang sangat drastis, mereka bahkan sempat berada di posisi ke-16 klasemen sementara.

Manajer berusia 54 tahun ini kemudian kembali dipecat pada Desember 2015. Kini dirinya tengah melatih klub Premier League lainnya, Manchester United.

2. Vincenzo Montella

AC Milan memang menjadi klub yang paling aktif di sepanjang bursa transfer musim panas 2017 lalu, seperti diketahui, mereka berhasil mendatangkan 11 pemain anyar dan mengeluarkan dana senilai 200 juta euro.

Meski menghabiskan banyak dana dan skuatnya sudah dihuni sejumlah pemain berkualitas seperti Andre Silva atau Leonardo Bonucci, konsistensi performa sepertinya masih menjadi masalah utama.

Dari 14 laga yang telah dimainkan, Rosonerri sudah menelan lima kekalahan dan dua hasil imbang, hal ini membuat mereka tercecer di peringkat kedelapan klasemen sementara. Hasil imbang tanpa gol melawan Torino pada 26 November lalu pun jadi laga terakhir Montella bersama tim.

Kini GianluigI Donnarumma dan kawan-kawan tengah ditangani oleh legenda klub yang sebelumnya juga jadi pelatih tim junior, Gennaro Gattuso.

1. David Moyes

David Moyes sepertinya bukanlah sosok manajer yang asing, terutama bagi para penggemar sepak bola Inggris. Pelatih asal Skotlandia ini pertama kali melatih di tahun 1998, saat dipercaya menukangi Preston North End.

Di tahun 2002, ia kemudian memutuskan untuk menukangi Everton. 11 musim di Goodison Park, Moyes sukses memimpin 504 pertandingan.

Tahun 2013, manajer berusia 54 tahun itu ditunjuk menjadi suksesor Sir Alex Ferguson di Manchester United, namun gagal menjalankan tugasnya dengan baik hingga akhirnya dipecat karena The Red Devils kerap menelan kekalahan dan sempat tercecer di posisi ketujuh klasemen.

Sempat mencoba peruntungan bersama Real Sociedad, ia kemudian memutuskan kembali ke Inggris dan kini tengah menikmati tugas sebagai pelatih baru West Ham United.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close