Top Skor

5 Pelatih Terhebat Manchester United Sepanjang Masa

Manchester United merupakan klub dengan koleksi gelar liga Inggris terbanyak.

Klub terbaik liga Inggris ini sudah sangat melekat dengan salah satu sosok pelatihnya Sir Alex Ferguson.

Namun tahukah anda, siapa saja pelatih-pelatih terbaik yang sudah pernah menangani Manchester United?

Di bawah ini kami memiliki 5 diantaranya :

5. Ernest Mangnall

Di urutan kelima, ada nama Ernest Mangnall. Dia memegang kendali di Man United sejak 1903 hingga 1912. Selama itu, Mangnall pun telah menjadi sosok penting, meski dengan sedikit kontroversial, dalam kesuksesan Man United.

Mangnall diakui sebagai salah satu manajer tersukses di Man United. Dia menjadi salah satu dari hanya tiga manajer Man United yang berhasil membawa klub memenangkan Liga Inggris. Dia juga dikenal sebagai pelatih pertama yang membawa Man United mengangkat trofi Piala FA.

Sepanjang kariernya sebagai pelatih Man United, dia membawa klub meraih 2 gelar juara di divisi pertama liga, 1 Piala FA, dan 2 Charity Shields. Pertandingan terakhirnya di Man United secara kebetulan melawan rival sekota, yakni Man City. Laga itu pun dimenangkan dengan skor 1-0.

4. Tommy Docherty

Kemudian, ada nama Tommy Docherty. Dia mungkin tidak memenangkan trofi sebanyak rekan-rekannya yang termasyhur di daftar ini atau memiliki akhir terbaik bersama Man United. Tetapi, Docherty menghadirkan perubahan besar di Man United sehingga menjadikannya bagian penting dari sejarah klub ini.

Docherty berhasil mempertahankan skuad di Divisi Pertama selama dua musim penuh sebelum mengawasi degradasi mereka pada 1974. Saat itulah, pembangunan kembali skuad yang sangat dibutuhkan digembar-gemborkan oleh Docherty.

Pembangunan kembali menyebabkan Man United menjadi juara Divisi Dua dan kembali ke tingkat teratas sepakbola Inggris hanya setahun kemudian. Docherty kemudian memimpin Man United meraih kemenangan Piala FA pada 1977, mengalahkan juara liga dan tim favorit, Liverpool, dengan skor 2-1 di final.

Namun, perselingkuhan Docherty dengan istri fisioterapis Man United, Laurie Brown, mencoreng karier manisnya di Man United. Dia akhirnya dipecat. Cara keluarnya Docherty di Man United telah menajdi noda pada warisan di Old Trafford.

3. Ron Atkinson

Di urutan ketiga, ada nama Ron Atkinson. Dia dipandang sebagai orang yang sempurna untuk mengembalikan Man United ke masa kejayaan, meskipun tidak pernah bisa memberikan hasil di liga selama lima tahun di Old Trafford.

Tetapi, Atkinson telah menjadi manajer klub yang paling sukses sejak Matt Busby hingga saat itu Atkinson berhasil menghadirkan beberapa pemain hebat ke tim. Salah satu pemain itu adalah Bryan Robson yang ditandatangani direkrut dengan memecah rekor transfer di Inggris pada 1981.

Moses dan Frank Stapelton juga merupakan beberapa pemain luar biasa yang dibawa masuk Atkinson ke Man United. Salah satu hal menarik dari masa kepelatihan Atkinson di Man United terjadi pada musim 1985-1986, di mana klub memulai dengan 10 kemenangan beruntun.

Kondisi ini memicu harapan dapat diraihnya kembali gelar juara di liga. Tetapi, harapan itu gagal terwujud karena kinerja yang inkonsisten. Atkinson akhirnya dipecat pada 6 November 1986 setelah membawa klub meraih 2 galar juara Piala FA dan 1 Charity Shield.

2. Sir Alex Ferguson

Di urutan kedua, ada nama pelatih yang begitu tersohor di Man United, yakni Sir Alex Ferguson. Dia berhasil membawa Man United ke puncak dan terus berjaya dalam waktu yang sangat panjang.

Pelatih asal Skotlandia ini adalah sosok legendaris yang diangkat sebagai penerus Ron Atkinson pada 6 November 1986. Kesuksesan Sir Alex melatih Man United pun butuh proses. Dia harus menanggung beberapa kritik keras selama empat tahun, bahkan setelah memenangkan trofi pertamanya bersama klub di ajang Piala FA.

Meski bgeitu, klub tetap percaya pada Ferguson saat banyak keraguan datang. Pada awal 90-an, Ferguson mengubah segalanya dengan mengklaim kemenangan demi kemenangan. Man United terus berada di jalur sukses hingga sang pelatih pensiun setelah hampir 2 dekade melatih.

Ferguson pun berhasil mendatangkan pemain-pemain kuat dan berkualitas se[erto Eric Cantona, Peter Schmeichel, Roy Keane, Ole Gunnar Solskjaer, Andy Cole, Dwight Yorke, Wayne Rooney, Cristiano Ronaldo, hingga Rio Ferdinand. Sir Alex Ferguson mengakhiri karier legendarisnya pada 2013 setelah memenangkan 38 trofi, termasuk 13 gelar juara Liga Inggris, 5 Piala FA, dan 2 gelar Liga Champions.

1. Sir Matt Busby

Terakhir, ada nama Sir Matt Busby. Jika ada banyak orang mengira pencapaian dongeng Sir Alex Ferguson tidak dapat diunggulkan, Anda mungkin belum pernah mendengar tentang sosok Sir Matt Busby.

Memang secara jumlah trofi, Sir Matt Busby kalah dari Ferguson. Dia hanya membawa Man United meraih 13 trofi. Tapi, keinginan membara Busby untuk membawa kesuksesan besar bagi Man United saat menghadapi kesulitan besar, tak tertadingi.

Busby harus bersusah payah membangun tim untuk bisa mengantarkan ke era kejayaan. Di tengah upayanya, sebuah tragedi berupa Bencana Udara Munich pada 1958 hadir. Tragedi ini menyebabkan tewasnya delapan pemainnya.

Sang pelatih menyalahkan dirinya atas kecelakaan itu karena dialah yang mendesak Football League untuk mengizinkan partisipasi Man United di ajang Eropa. Busby bahkan membuatnya mempertimbangkan untuk berhenti dari pekerjaannya di Man United. Tetapi, dia didesak oleh istrinya, Jean, untuk terus menghormati para pemain yang meninggal.

Dia kemudian merancang kembali skuad yang kuat di Man United. Skuad itu terdiri dari pemain-pemain seperti Bobby Charlton, Denis Law, dan George Best yang dikenal sebagai United Trinity. Impian lama Busby untuk mencapai puncak sepakbola Eropa akhirnya membuahkan hasil pada 1968.

Man United mengangkat trofi di kancah Eropa setelah mengalahkan Benfica 4-1, menjadi klub pertama Inggris yang memenangkan trofi tersebut. Setahun setelah itu, Busby mengakhiri kariernya di Man United setelah 24 tahun yang gemerlap di pucuk pimpinan.

Sumber : okezone.com

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button