Top Skor

5 Pemain Terbaik Schalke 04 yang Dijual Secara Gratis

Transfer Musim Dingin kali ini dihiasi dengan skill Bayern Muenchen mendapatkan pemain secara gratis.

Dan kali ini pemain yang bisa didapatkan secara gratis oleh Bayern adalah Alexander Nubel.

Nubel merupakan pemain asal Schalke yang berposisi sebgaia penjaga gawang dan masih berusia 23 tahun.

Anehnya ini bukan kali pertama Schalke membiarkan pemain utamanya pergi secara gratis.

Dan berikut di bawah ini kami memiliki 5 pemain terbaik yang dilepas Schalke secara gratis :

1. Max Meyer

Memulai daftar ini, terdapat nama Max Meyer, yang kini memperkuat Crystal Palace.

Pemain yang berposisi gelandang serang ini menimba ilmu bersama tim muda Schalke 04 sejak tahun 2010, kala usianya masih menginjak 15 tahun, sebelum dipromosikan ke tim utama pada 2013.

Dia pun dengan cepat menjadi pilar tim utama, bersama winger Timnas Jerman, Leroy Sane, kala itu.

Total di Veltins Arena, dirinya diberi kepercayaan tampil di total 192 laga, dengan mencetak 22 gol, sebelum dirinya memutuskan untuk berpetualang ke Premier League bersama Crystal Palace, kala kontraknya habis di musim panas 2018.

Sayangnya, hingga kini dirinya belum sepenuhnya menembus tim utama di Selhurst Park, sangat bertolak belakang dengan kariernya bersama Schalke.


2. Sead Kolasinac

Produk tim yunior Karlsruhe FC ini memulai kariernya di Schalke 04 kala bergabung dengan Tim U19 mereka di tahun 2011,  pasca sebelumnya bermain untuk tim U19 VFB Stuttgart.

Hanya dalam waktu setahun, pemain yang dapat beroperasi sebagai bek kiri maupun sayap kiri ini sukses mendapatkan promosi ke tim utama The Royal Blues.

Dia pun menikmati karier yang cukup konsisten bersama Schalke 04 sebagai bek kiri utama.

Kualitasnya pun membuatnya dicintai oleh publik Veltinas Arena yang memberikan julukan The Tank kepada pemain Bosnia ini, merujuk kepada kekuatan fisik Kolasinac.

Sayangnya, kisah manis Kolasinac bersama Schalke harus berakhir pada Juli 2017.

Menolak tawaran perpanjangan kontrak, pemain yang kini baru menginjak usia 26 tahun tersebut, memutuskan untuk bergabung dengan raksasa Premier League, Arsenal.

Kariernya di Inggris sejauh ini cukup baik, dengan total 89 penampilan bagi The Gunners sejak kedatangannya.


3. Christian Fuchs

Salah satu sosok senior di lini pertahanan Schalke 04 pada masanya, Fuchs bergabung dengan The Royal Blues pada musim panas 2011 dari sesama klub Bundesliga, FSV Mainz.

Pemain yang berposisi sebagai bek kiri ini menghabiskan empat tahun kontraknya di Veltins Arena, sebelum kemudian bergabung dengan tim gurem Premier League kala itu, Leicester City, di musim panas 2015.

Hijrah di usia emas pesepakbola, yakni 29 tahun, keputusan tersebut terbukti tepat.

Bersama The Foxes, dirinya dipercaya menjadi wakil kapten oleh sang manajer, Clauidio Ranieri, dan dia berperan besar dalam kesuksesan Leicester mencatatkan sejarah dengan menjuarai Premier League di musim 2015/16.

Tidak main-main, Fuchs dipercaya bermain di total 34 laga sebagai bek kiri di musim tersebut.


4. Joel Matip

Sosok pemain Timnas Kamerun satu ini, mungkin bisa dibilang sebagai salah satu free transfer tersukses dari Schalke 04.

Sama seperti Meyer dan Kolasinac, matip juga menimba ilmu bersama tim muda Schalke 04 sejak tahun 2000 kala masih berusia sembilan tahun.

Dia memperkuat Shcalke 04 di semua usia sebelum mendapatkan promosi ke tim utama pada tahun 2009.

Tidak butuh waktu lama, Matip sukses menjadi pilar pertahanan The Royal Blues pada musim 2010/11 dengan mencatatkan 43 penampilan, termasuk 11 laga Champions League.

Dia terus menjadi bek utama di Veltins Arena hingga kontraknya habis pada Juli 2016.

Dia pun kemudian betolak ke Inggris untuk bergabung dengan Liverpool, dan menjadi sosok reguler kala The Reds sukses menjuarai Champions League musim 2018/19 lalu.


5. Leon Goretzka

Memang transfer dari Leon Goretzka tidak terbilang aneh, mengingat di sejatinya adalah produk akademi dari VFL Bochum, sebelum bergabung dengan Schalke 04 pada 2013.

Namun, dirinya dengan cepat mampu mengambil hati publik Veltins Arena dengan kepiawaiannya sebagai seorang gelandang muda.

Dia bahkan dipercaya menjabat sebagai kapten sejak musim 2016/17, kala usianya baru menginjak 22 tahun.

Itu sebabnya, kala dirinya menolak perpanjangan kontrak yang diajukan manajemen pada pertengahan musim 2017/18, para fans pun meradang. Rasa sakit hati mereka pun makin membuncah kala Goretzka, akhirnya hengkang ke rival mereka, Bayern Munchen, secara gratis di musim panas 2018.

Kendati sempat bersaing dengan Thomas Muller dan Thiago Alcantara, Goretzka pun kini berstatus pemain reguler bagi Die Roten.

Dia pun berkontribusi besar dalam membawa Bayern meraih gelar Bundesliga dan DFB Pokal pada musim pertamanya di Allianz Arena.

Sumber : 90min.com (Ignatius Rieza, 6 Januari 2020)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close