Top Skor

5 Pemain yang Karirnya Hancur Setelah Berseragam Manchester United

Manchester United era Solksjaer mulai menunjukkan taringnya di Liga Inggris musim ini.

Setelah sebelumnya terseok-seok di awal musim dan sempat tercecer di papan tengah klasemen, kini mereka berhasil berada di posisi pertama.

Dini hari tadi, tim setan merah ini berhasil menahan juara bertahan Liverpool 0-0 di Anfield.

Hasil ini membuat Man Utd kembali bertahan di posisi teratas dengan selisih dua point dari Man City.

Berbicara MU, tim ini juga ternyata punya pemain yang karirnya justru hancur ketika bergabung bersama MU.

Siapa sajakah mereka, berikut diantaranya :

5. Alan Smith

Alan Smith adalah salah satu pemain tipe pekerja keras. Dia tidak akan meninggalkan lapanggan meski kepalanya belumuran darah. Gaya bermainnya yang tak mau kalah membuat Man United mendatangkan sang pemain dari Leeds United.

Meskipun Smith bermain 93 kali untuk Man United, dia tidak pernah benar-benar mendapat kembali bentuk yang ditunjukkan bersama Leeds. Dibuat menjadi gelandang oleh Sir Alex Ferguson dari seorang striker, Smith kemudian dipindahkan ke Newcastle United di mana dia mengalami periode yang mengecewakan. Sang pemain akhirnya mengakhiri kariernya di Notts County

4. Shinji Kagawa

Playmaker asal Jepang, Shinji Kagawa adalah pemain Asia pertama dan satu-satunya yang mencetak hattrick di Liga Premier. Namun, saat berseragam Man United menjadi masa-masa sulit dalam kariernya.

Man United membawa sang gelandang setelah bermamin gemilang bersama klub Jerman, Borussia Dortmund. Namun, perubahan posisinya sebagai pemain sayap membuat performa Kagawa turun drastis. Kagawa akhirnya kembali klub lamanya usai kalah bersaing dengan Juan Mata.

3. Jordi Cruyff

Menjadi putra seorang pemain legendaris, Johan Cruyff membuat tekanan bagi Jordi. Dia tahu embel-embel nama bapaknya membuat orang berekspektasi dia akan memiliki kehebatan seperti Johan Cruyff.

Sir Alex Ferguson mendatangkan Jordi Cruyff dari Barcelona pada 1996 silam. Kedatangannya saat masa keemasan Class of 92 sedang mendominasi skuad Setan Merah.

Awalnya, ia terbukti bisa menjadi pemain inti, namun karena cedera yang terus berulan membuat Jordi Cruyff keluar dari skuad utama. Cruyff hanya membuat 57 penampilan dan hanya mencetak delapan gol untuk Manchester United antara 1996 dan 2000.

2. Javier Hernandez

Javier Hernandez bermain apik saat baru bergabun dengan Man United. Dia mencetak dua gol saat membantu timnya mengatasi Chelsea di pertandingan Community Shield dengan skor 3-1.

Namun melihat grafik penampilan Chicharito, mulai menurun setelah Van Persie datang. Hernandez berkali-kali menjadi pemain pengganti yang berhasil mengubah permainan Manchester United. Namanya pun melekat menjadu super-sub. Hernandes akhirnya meninggalkan Old Trafford untuk bergabung dengan Bayer Leverkusen pada 2015.

1. Bastian Schweinsteiger

nama Bastian Schweinsteiger tetap dihormati di setiap sudut di Old Trafford. Der Kommander tiba dari Bayern Munich pada Juli 2015 saat era Louis Van Gaal.

Kemampuan pemain asal Jerman itu menjaga lini tengah sangat mumpuni bersama klub sebelumnya. Sayangnya ketika berseragam Man United, tidak seperti yang diharapkan.

Di musim pertamanya, Schweini absen di paruh kedua musim karena cedera.Saat Jose Mourinho melatih Man United pada 2016, Schweinsteiger pindah ke Amerika Serikat memperkuat Chicago Fire.

Selam bermain untuk Man United, Schweinsteiger hanya 18 kali tampil selama hampir dua musim di Theatre of Dreams.

Sumber : okezone.com

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button