Top Skor

5 Pemain yang Tidak Masuk Kandidat Pemain Terbaik Liga Inggris

PFA (Professional Footballers Association) sebagai lembaga yang berhak mengumumkan  pemain terbaik LIga Inggris telah mengeluarkan enam rilis pemain sementara untuk dinobatkan sebagai pemain terbaik 2016/17. Keenam nama itu adalah Alexis Sanchez, Romelu Lukaku, N’Golo kante, Eden Hazard, Zlatan Ibrahimovic, dan Harry Kane.

 

Namun sejauh ini masih ada beberapa hal yang menjadi pertanyaan baru seputar pengumuman tersebut. Ada beberapa nama yang dianggap baik performanya namun tidak masuk dalam daftar pemain terbaik. Siapa sajakah kelima pemain tersebut, berikut kelima  pemain potensial tersebut :

pedro

  1. Diego Costa

Jika melihat situasi terkini, sudah pasti banyak pemain Chelsea yang masuk di dalamnya. Sebab, Antonio Conte menjadikan The Blues sebagai tim yang kolektif dan laiknya mesin mobil, seluruh mesin Chelsea dari kiper, lini belakang, tengah, hingga depan bekerja dengan baik.

 

Tapi nama Costa paling tidak, cukup pantas masuk nominasi itu karena ia top skor tim saat ini. Striker berdarah Brasil memang lagi kering gol di empat laga terakhir, tapi, fakta 18 gol dan enam assist dari 34 laga tak bisa begitu saja dilupakan.

 

Costa juga pekerja keras yang selalu ingin terlibat dalam permainan Chelsea. Ia tak ragu merebut bola hingga ke lini tengah dan memulai serangan balik. Puasa golnya saat ini hanya dewi fortuna yang menjauh darinya.

  1. Son Heung-min

Tottenham Hotspur saat ini konsisten di empat besar dan bertarung merebutkan titel Premier League dengan Chelsea. Keberhasilan The Lilywhites berada di posisi itu tak lepas dari peran Harry Kane dan Dele Alli, namun, peran Son juga tak bisa begitu saja dilupakan.

 

Cristiano Ronaldo-nya Asia itu telah 19 kali mencetak gol dan memberi delapan assist dari total 40 laga. Ketika Tottenham buntu mencetak gol karena Kane dan Alli tengah menjalani hari terburuknya, maka Son muncul jadi penyelamat timnya, dan yang paling penting, ia mementingkan kepentingan tim ketimbang individu alias kolektif bermain.

  1. Sadio Mane

Pembelian sukses Jurgen Klopp di awal musim ini. Eks winger Southampton langsung beradaptasi dengan permainan Liverpool dan menjadi top skor tim dengan torehan 13 gol serta delapan assist dari total 29 laga. Mane pun jadi elemen penting keberhasilan Reds duduk di empat besar saat ini.

 

Pemain berpaspor Senegal absen bermain hingga akhir musim karena cedera dan itu jadi kerugian besar bagi Liverpool. Pasalnya Mane bukan hanya pendulang gol bagi Liverpool, melainkan motor serangan ketika memainkan serangan balik kilat dan memahami taktik gegenpressing Klopp dengan baik.

  1. Pedro Rodriguez

Fans Chelsea boleh senang musim ini melihat Pedro. Performanya ketika di Barcelona kembali terlihat musim ini. Ia telah mencetak 11 gol dan 10 assist dari total 31 laga yang sudah dijalaninya dengan London Biru.

 

Tak hanya itu, Pedro bisa menjadi opsi sebagai bek sayap kanan Chelsea dalam formasi 3-4-3 selain bermain sebagai penyerang sayap. Ia juga bermain baik di kedua sisi sayap. Sayang, namanya tak ada dalam nominasi PFA.

  1. Christian Eriksen

Permainan gemilang gelandang serang Denmark berusia 25 tahun tertutup kegemilangan rekan setimnya seperti Alli, Moussa Dembele, Son, atau Kane. Padahal tanpa Eriksen, permainan tim asal London Utara itu takkan hidup.

 

Musim ini boleh dibilang jadi musim terbaiknya karena menurut catatan statistik Transfermarkt, Eriksen total memainkan 38 laga dengan catatan 10 gol dan 16 assist di seluruh kompetisi.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close