Top Skor

5 Respon Legenda AC Milan Terkait Penjualan Saham Klub

Fininvest Group telah resmi menjual kepemilikan saham AC Milan kepada grup investor Rossoneri Sport Luxembourg (RSL). Fininvest Group melepas 99,93 persen saham AC Milan kepada RSL dengan harga 740 juta euro (Rp 10,42 triliun). Penjualan ini mengakhiri 30 tahun kepemilikan Fininvest Group atas AC Milan dan berhasil memenangi 28 gelar.

 

Adapun gelar-gelar bergengsi tersebut diantaranya delapan Scudetto, tujuh Piala Super Italia, lima gelar Liga Champions, lima trofi Piala Super Eropa, dua Piala Interkontinental, serta masing-masing satu gelar Piala Dunia Antarklub dan Coppa Italia. Terkait penjualan saham mayoritas AC Milan, sejumlah legenda memberikan komentar, berikut diantaranya :

maldini

  1. Fabio Capello

Fabio Capello mengakhiri kariernya sebagai pesepak bola di AC Milan pada 1980. Dia memenangi masing-masing satu Scudetto dan Coppa Italia selama bermain untuk Milan.

Setelah pensiun, Capello dipercaya untuk mengasuh tim muda AC Milan, sebelum menggantikan Arrigo Sacchi pada 1991. Di bawah asuhan Capello, Milan meraih sembilan trofi juara.

Sebagai pria yang merasakan kejayaan ketika AC Milan masih dimiliki Fininvest Group, Capello meragukan kapasitas pemilik baru AC Milan.

“Saya berharap pemilik baru dapat membuat AC Milan mampu bersaing dengan klub-klub dari Spanyol, Jerman, dan Inggris. Akan tetapi, pemilik baru sepertinya tidak cukup kuat untuk bersaing di Eropa dibandingkan dengan Suning Group yang membeli Inter Milan,” kata Capello.

2. Franco Baresi

Legenda AC Milan, Franco Baresi, merupakan sosok yang dicintai Milanisti (sebutan untuk pendukung AC Milan). Pria yang kini berusia 56 tahun itu menghabiskan seluruh karier sebagai pemain bersama I Rossoneri.

Baresi membela AC Milan selama 20 tahun pada periode 1977 sampai 1997. Dia juga mempersembahkan berbagai gelar seperti Liga Champions dan Scudetto.

Terkait proses akuisisi AC Milan, Baresi sebenarnya merasa sedih dengan hal tersebut. Meski begitu, dia menganggap keputusan yang diambil oleh Silvio Berlusconi sudah tepat.

“Sekarang kita harus menatap masa depan, setelah beberapa musim terakhir berada pada posisi yang kurang baik di Serie A. Presiden Silvio Berlusconi meyakinkan saya keputusan ini (menjual AC Milan) dilakukan pada saat yang tepat,” ujar Baresi.

3. Massimo Ambrosini

Mengawali karier sebagai pesepak bola di Cesena, Massimo Ambrosini memenangi berbagai gelar ketika berseragam AC Milan. Dia merupakan bagian dari skuat I Rossoneri yang memenangi Liga Champions 2002-2003 dan 2005-2007.

Ambrosini mengaku penasaran dengan perubahan yang akan dibawa oleh RSL di AC Milan. Pria yang mengakhiri karier di Fiorentina ini mendoakan kesuksesan era baru Il Diavolo Rosso.

“Saya membayangkan Adriano Galliani dan orang-orang yang bekerja di AC Milan akan pergi. Kesedihan saya tak dapat dibandingkan dengan mereka. Semoga beruntung untuk pemilik baru, saya harap mereka dapat mengulangi prestasi Galliani dan memiliki rencana yang jelas,” tutur Ambrosini.

4. Gennaro Gattuso

Pria yang kini menjadi pelatih Pisa, Gennaro Gattuso, merasa AC Milan akan kehilangan sosok Silvio Berlusconi. Menurutnya, Berlusconi adalah orang yang membawa kejayaan untuk I Rossoneri.

“Silvio Berlusconi membuat AC Milan hebat, dia memenangi banyak trofi dan menciptakan organisasi yang kuat. Kehilangan Berlusconi memiliki arti sangat besar, namun saya harap AC Milan dapat kembali disegani,” kata Gattuso.

“Saya salut dengan keberhasilan Berlusconi mengangkat kesebelasan yang hampir bangkrut menjadi salah satu klub terbaik di dunia,” lanjutnya.

Pada kesempatan ini Gattuso juga mengaku siap jika diminta untuk menangani AC Milan. “Anda tidak bisa mengatakan tidak kepada AC Milan,” ujar Gattuso.

5. Filippo Inzaghi

Filippo Inzaghi merupakan salah satu penyerang terbaik yang pernah dimiliki AC Milan. Pria yang kini berusia 43 tahun tersebut mencetak 126 gol dari 300 pertandingan selama 11 musim berseragam merah-hitam.

Setelah pensiun sebagai pemain, Inzaghi langsung dipercaya menangani tim Primavera AC Milan. Dia juga sempat menjadi pelatih AC Milan selama satu musim pada 2014-2015.

Inzaghi yang kini melatih Venezia mengungkapkan ucapan terima kasih kepada jajaran pengurus AC Milan, melalui akun sosial media milikya.

“Saya dapat menceritakan mengenai kemenangan-kemenangan hebat dan kepuasan luar biasa. Saya dapat memberi tahu cerita-cerita yang menyentuh hati. Namun saat ini saya hanya ingin mengucapkan terima kasih untuk Silvio Berlusconi, Adriano Galliani, dan AC Milan,” tulis Inzaghi.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close