Top Skor

5 Tim Juara yang Langsung Terdegradasi di Musim Berikutnya

Leicester City boleh saja berbangga hati di perjalanannya musim ini karena lagi-lagi mereka memecahkan rekor klub dengan tampil pertama kali di Liga Champions. Dan tidak hanya sampai di situ, Minggu lalu juara bertahan Liga Inggris ini mampu membuat rekor baru dengan lolos ke fase 16 besar sebagai juara grup.

 

Ini merupakan prestasi besar untuk tim asuhan Ranieri, apalagi mengingat skuad ini telah ditinggal kante ke Chelsea. Namun prestasi ini justru bertolak belakang dengan posisinya di klasemen Liga Inggris. Setelah Minggu ini hanya bermain imbang 2-2 melawan Middlesbrough, praktis Leicester hanya berjarak 2 point dari jurang degradasi. Dan berikut kami sajikan 5 tim juara yang langsung terdegradasi di musim berikutnya :

leicester

  1. FC Nurnberg (Juara 1968, Degradasi 1969)

FC Nurnberg sempat meraih puncak kejayaan mereka dengan merebut juara Bundesliga pada tahun 1968. Menyandang status sebagai juara bertahan, Maz Merkel selaku sang pelatih mereka saat itu justru melakukan sebuah keputusan yang sangat mengejutkan.

Tanpa alasan yang jelas, ia memutuskan untuk melepas beberapa pemain pilar di skuatnya yang membantu Nurnberg menjadi juara liga, dan justru memboyong 13 pemain baru. Keputusan ini langsung membuat mereka turun kasta karena performa yang menurun drastis.

  1. Fluminense (Juara 2012, Degradasi 2013)

Sebuah rekor buruk dicatatkan oleh Fluminense dalam dunia sepakbola Brasil. Mereka berhasil menjadi juara di Serie A Brasil pada tahun 2012, namun harus rela menelan pil pahit degradasi pada musim selanjutnya.

Hasil tersebut membuat Fluminense menjadi klub pertama di Brasil yang langsung degradasi ketika menyandang status juara bertahan. Mereka sempat memiliki harapan untuk tetap bertahan di Serie A setelah menang 2-1 dari Bahia pada laga pamungkas. Tetapi kemenangan yang dipetik Coritiba 1-0 atas Sao Paulo memastikan Fluminense harus turun kasta.

  1. AC Milan (Juara 1979, Degradasi 1980)

AC Milan memang merupakan salah satu raksasa Serie A, dan berhasil tampil sangat dominan pada tahun 1980-an. Mereka bahkan mampu mengklaim gelar juara Serie A pada tahun 1979, namun harus rela mengalami degradasi pada tahun 1980.

Kejadian sangat memalukan tersebut terjadi karena mereka telah terlibat dalam skandal pengaturan skor, atau yang saat itu masih dikenal sebagai Totonero.

  1. Juventus (Juara 2005, Degradasi 2006)

Skandal pengaturan skor sepertinya juga masih menjadi bumerang untuk klub-klub Serie A, karena Juventus juga telah mengalami nasib serupa seperti AC Milan.

Juventus berhasil mengklaim gelar juara mereka di Serie A pada tahun 2005, namun pada musim berikutnya mereka harus turun ke Serie B karena kasus tersebut.

Skandal yang disebut Calciopoli tersebut terungkap pada Mei 2006 oleh Kepolisian Italia, dan melibatkan Juventus sebagai juara bertahan, serta klub-klub besar lain termasuk Fiorentina, AC Milan, Lazio, serta Reggina saat beberapa transkrip percakapan melalui telepon memperlihatkan adanya jaringan hubungan diantara pelatih dan organisasi wasit.

  1. Manchester City (Juara 1937, Degradasi 1938)

Sebelum diakuisisi oleh Sheikh Mansour, Manchester City sempat berada dalam masa kejayaan. Meski demikian, masa tersebut terjadi jauh di masa lalu, tepatnya pada tahun 1937.

 

Yang jauh lebih hebat lagi adalah saat itu mereka sanggup bermain dengan sangat mengesankan, dengan torehan lebih dari 100 gol dalam satu musim dan memastikan gelar juaranya. Namun hal yang terjadi pada musim selanjutnya justru sangat mengejutkan, karena mereka harus terdegradasi karena jarang memetik kemenangan, padahal mereka tetap mampu melanjutkan produktivitasnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button