Top Skor

5 Kesamaan Sikap Pengusaha Sukses dengan Pesepakbola Top Dunia

 

 

Menjadi pengusaha sukses  dalam hidup adalah impian banyak orang di dunia ini, begitu juga dengan mimpi menjadi seorang pesepakbola yang banyak diinginkan para generasi muda. Demikian juga fakta bahwa ada begitu banyak pesepakbola yang bergelimang duit, dan menginvestasikan kekayaan di bisnis barunya. Ada yang mendirikan akademi sepakbola atau berinvest ke usaha yang tidak ada hubungannya dengan sepakbola.

 

Namun satu hal di sepakbola, para pemain sukses biasanya memiliki mental baja yang juga ada di pengusaha top dunia. Di bawah ini kita akan coba melihat kesamaan itu, dengan menyajikan fakta sikap pengusaha dengan quote pesepakbola  yang sering memotivasi dan jga menginspirasi kita. Sperti apa penyajiannya, berikut diantaranya :

 

De Gea

 

 

 

  1. Mereka tidak menghabiskan waktu dengan menyesali diri sendiri.

Pengusaha adalah mereka yang bermental kuat, mereka tidak akan terpuruk karena masalah hambatan yang ia hadapi atau mengeluh karena orang lain memperlakukan mereka dengan buruk. Justru mereka mengambil tanggung jawab dan memahami bahwa hidup tidak selalu mudah atau adil.

 

Hal ini jugalah yang bisa kita lihat dari Frank Ribery, salah satu pesepakbola Perancis yang pernah menjadi finalis pemain terbaik dunia bersama Messi dan Ronaldo. Ia bertutur dengan ejekan luka diwajahnya yang sering menjadi bullyan dari orang lain.

 

“Saya bangga dengan luka saya. Ini memberi saya kekuatan dan mengasah karakter saya,” ujar Ribery seperti yang dilansir oleh La Gazzetta dello Sport.

“Anda harus kuat secara mental untuk menahan ejekan anak-anak dan pandangan aneh dari orang-orang dewasa.” Ribery

  1. Mereka tidak membiarkan orang lain mempengaruhi emosi mereka.

Pengusaha sukses tidak akan membiarkan orang lain membuat mereka sedih, kesal, atau marah. Mereka tidak berkata akan mengatakan sesuatu seperti, “Bos saya bikin bete!”, karena mereka mengerti bahwa mereka bisa mengontrol emosi dan mereka bisa memilih bagaimana mereka merespon.

 

Drogba juga mengetahui parker bus ala Di Matteo yang pernah mendapat hujatan banyak pecinta bola. Dan membalasnya dengan menjadi juara di Final Liga Champion, Muenchen :

 

“Saya tahu banyak orang tidak menyukai Chelsea. Itulah sepakbola. Kita tidak mungkin disukai setiap orang,” demikian Drogba.

“Kami akan membalas sentimen anti-Chelsea dengan meraih gelar itu di Muenchen,” lanjutnya. Drogba 26 April 2012

  1. Mereka tidak menutup diri dari perubahan.

Pengusaha yang bermental  kuat tidak mencoba menghindari perubahan. Justru mereka menerima perubahan positif dan bersedia bersikap fleksibel. Mereka mengerti bahwa perubahan tak dapat dihindari dan percaya bahwa mereka mampu beradaptasi.

 

Pep Guardiola juga menunjukkan karakter hebat ketika harus mengakhiri karir sebagai pelatih di Barcelona

 

“Saya ingin Anda mengerti bahwa ini bukanlah keputusan sederhana, tapi saya akan coba menjelaskan apa yang saya rasakan dan saya berharap orang-orang akan mengerti. Saya meminta maaf atas kebingungan dalam beberapa pekan terakhir ini,” kata Pep dalam jumpa pers.

“Saya selalu menginginkan kontrak berdurasi pendek karena tuntutan di Barca begitu besar. Saya   pernah hidup di sini sebagai pemain, dan saya mengerti betul bagaimana keadaannya. Saya selalu berpikir bahwa empat tahun bagaikan keabadian bagi sebuah klub. Saya tak ingin memiliki kontrak yang akan membutakan saya dari keputusan-keputusan yang tak saya inginkan.” Pep Guardiola

 

  1. Mereka tidak menghabiskan energi untuk hal-hal yang tidak dapat mereka kontrol.

Anda tidak akan mendengar orang-orang yang bermental kuat komplain tentang barang yang hilang atau kemacetan. Mereka hanya fokus pada apa yang dapat mereka kontrol. Mereka menyadari bahwa terkadang, yang dapat mereka kontrol hanyalah sikap mereka.

Mou sebagai pelatih jenius juga menekankan bagaimana respon positif adalah modal seorang juara. Hal ini ia katakana ketika digilas Barca 5-0 dalam laga el clasico.

“Biarkan orang-orang melihat kalian bisa melewati masa sulit ini. Besar kemungkinan orang akan membicarakan kekalahan tetapi jangan bersembunyi. Kalian harus bisa memperlihatkan kedewasaan.” Mourinho

5.Mereka tidak menyerah pada kegagalan pertama.

Orang bermental kuat tidak menganggap kegagalan sebagai alasan untuk menyerah. Mereka justru menggunakan kegagalan sebagai kesempatan untuk bertumbuh dan mengembangkan diri. Mereka bersedia untuk terus mencoba sampai mereka berhasil.

 

De gea sebagai salah satu kiper terbaik dunia saat ini juga pernah berujar bagaimana setiap orang harus melihat kegagalan sebagai peluang untuk belajar dan menjadi lebih kuat.

 

“Hal terbesar bagiku adalah aku berhasil melalui sejumlah masa sulit dan momen itu selalu membuat Anda menjadi lebih kuat. Masa sulit itu membuat Anda menjadi orang yang kuat dan pemain yang lebih baik,” ujar De Gea.

“Aku masih muda dan merasa seperti belajar setiap harinya. Aku selalu berharap dapat memperoleh karier panjang. Jadi, aku akan menyerap pengetahuan itu sebanyak mungkin mumpung aku masih muda,” tambahnya.

“Aku berada di klub besar saat ini dan itu adalah sebuah tuntutan besar. Sebagai kiper, aku sangat sadar kesalahan apa pun akan dipermasalahkan oleh fans. Hal tersebut sangat tepat karena di Manchester United Anda selalu mendapatkan tekanan seperti itu,” kata kiper berusia 22 tahun tersebut. De gea

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker