Top Skor

Best XI Pemain Jerman yang Bermain di Premier League

 

Brazil bisa saja dikatakan sebagai negara terbaik sepakbolanya di dunia, hal ini lepas karena koleksi juara dunianya yang belum ada tandingannya. Namun untuk ukuran Eropa, Jerman adalah negara terbaik yang hanya berselisih satu tropi piala dunia disbanding Brazil. Negarabyang dijuluki tim panzer ini dikenal sebagai negara spesialis turnamen, karena prestasinya di ajang timnas.

 

Namun bukan berarti hal itu menutupi bahwa negara ini memiliki sejumlah pemain legendaris. Khususnya pemain-pemain yang berkompetisi di liga terbaik dunia seperti liga Inggris. Dibawah ini kami menyusun 11 pemain Jerman yang pernah berkompetisi di Liga Inggris. Siapa sajakah mereka dan seperti apa komposisi pemainnya, berikut diantaranya :

 

ozil

 

  1. Jens Lehmann (Kiper)

Untuk posisi kiper, tak ada lagi yang meragukan kualitas Lehmann di masa jayanya bersama Arsenal pada kurun waktu 2003-2008. Eks kiper Schalke dan AC Milan, merupakan bagian skuat The Invicibles, yang tak terkalahkan saat merengkuh Premier League 2004.

 

Usai menghabiskan lima musim bersama Meriam London. Lehmann kembali ke Jerman, dan bergabung dengan Stuttgart untuk menghabiskan kariernya di sana. Namun pada 2011 sempat kembali ke Arsenal, untuk membantu krisis cedera yang dialami kiper-kiper tim saat itu.

  1. Christian Ziege (Bek Kiri)

Pemain Jerman ini berposisi sebagai bek kiri dan juga bisa bermain sebagai winger kiri. Namun kesuksesannya lebih banyak dirasakan di Jerman bersama Bayern Munchen, dan juga Italia bersama AC Milan.

 

Meski begitu di Inggris ia pernah bermain untuk tiga klub, Middlesbrough, Liverpool, dan Tottenham Hotspur. Ziege pernah meraih tiga titel bersama Reds, yakni League Cup, FA Cup, dan UEFA Cup. Ia bek kiri Jerman terbaik di Premier League, dan telah tampil sebanyak 92 kali.

  1. Robert Huth (Bek Tengah)

Bek tengah berusia 31 tahun yang sudah malang melintang di Inggris. Dari akademi Union Berlin, Jerman. Chelsea memboyongnya pada 2001, mempromosikannya ke tim utama sebelum menjualnya pada 2006 ke Middlesbrough.

 

Dari sana, ia pergi ke Stoke City pada 2009. Peruntungan Huth pun berubah kala ia memutuskan hengkang ke Leicester City musim lalu. Berbekal pengalaman segudang, ia berjibaku dengan Wes Morgan, dan membantu The Foxes meraih titel Premier League.

 

Huth sudah tampil lebih dari 200 kali di Premier League, dan masih dianggap sebagai bek yang underrated, karena Joachim Low tak juga meliriknya untuk dipanggil ke Timnas Jerman.

  1. Per Mertesacker (Bek Tengah)

Sejak pindah ke Arsenal pada 2011 dari Werder Bremen. Mertesacker langsung menjadi bek reguler Arsene Wenger, dan ia menjadikannya kapten di lini belakang tim. Duetnya bersama Laurent Koscielny, merupakan yang terbaik.

 

Namun juara Piala Dunia 2014 itu belakangan kerap dilanda cedera, dan dinilai performanya sudah habis. Hal itu terbukti dengan respon lambat Mertesacker, saat menghadapi penyerang-penyerang lincah lawan. Meski begitu, Mertesacker akan tetap diingat sebagai bek terbaik Jerman yang pernah bermain di Premier League.

  1. Markus Babbel (Bek Kanan)

Pilihan jatuh kepada Babbel ketimbang mantan bek kanan Fulham, Moritz Volz. Sejak pindah dari Bayern pada 2000, dan bergabung dengan Liverpool hingga 2004. Babbel telah meraih FA Cup, League Cup, Community Shield, UEFA Cup, dan UEFA Super Cup.

 

Peraih trofi Euro 1996 itu juga sempat menjalani karier sebagai pemain pinjaman di Blackburn Rovers. Kesuksesannya selain di Liverpool, juga banyak diraih di Jerman bersama Bayern dan Stuttgart.

  1. Dietmar Hamann (Gelandang Bertahan)

Fans Liverpool wajib mengetahui legenda hidup Reds ini. Pertama ia mengawali karier di Inggris pada 1998, bersama Newcastle United setelah pindah dari Bayern. Namun semusim setelahnya ia pindah ke Anfield.

 

Di sana, Hamann sudah merasakan banyak gelar bersama Liverpool dari dua titel FA Cup, dua titel League Cup, Community Shield, Champions League, UEFA Cup, hingga UEFA Super Cup. Kehadiran Hamann di lini tengah, menggaransi keamanan bagi pertahanan Liverpool.

 

Pada 2006 ia pindah ke Bolton Wanderers, dan kemudian melanjutkan petualangan bersama Manchester City. Lalu pada musim 2010/11, ia mengakhiri kariernya bersama MK Dons.

  1. Michael Ballack (Gelandang Tengah)

Tak diragukan lagi, salah satu gelandang terbaik Jerman. Ballack sudah merasakan sukses besar di tanah kelahirannya bersama Kaiserslautern, Bayer Leverkusen, dan Bayern. Ia pun memutuskan pergi bertualan ke Chelsea pada 2006.

 

Bermain hingga 2010, Ballack langsung menjadi komando permainan Chelsea di lini tengah bersama Frank Lampard, dan meraih kesuksesan, dari trofi League Cup, tiga FA Cup, Premier League, dan membawa Chelsea menjadi runner up Champions League 2007/08.

 

Ballack kembali ke Leverkusen pada 2010, bermain di sana hingga 2012, dan pensiun karena cedera kambuhan yang terus menyerangnya.

  1. Emre Can (Gelandang Tengah)

Pemain berdarah Turki itu sudah dibeli Liverpool dari Bayer Leverkusen sejak 2014. Namun baru musim lalu ia menunjukkan kualitasnya, sebagai salah satu calon gelandang masa depan Timnas Jerman.

 

Dua musim sebelumnya ia bermain sebagai bek tengah, dan tidak tampil mengecewakan. Can kemudian menunjukkan kualitasnya musim lalu, saat menjadi gelandang yang mampu menangkal serangan lawan, dan menjadi poros saat menyerang.

  1. Andre Schurrle (Penyerang Sayap)

Schurrle menunjukkan talentanya pada kurun waktu 2011-2013 di Bayer Leverkusen, dan Chelsea kepincut mendatangkannya pada 2013. Pemain yang bisa menjadi penyerang sayap dan penyerang sentral itu, tampil gemilang bersama The Blues.

 

Schurrle bahkan terlibat dalam raihan titel Premier League dan League Cup. Namun manajer tim kala itu, Jose Mourinho, jarang memainkannya, dan Schurrle dijual ke VFL Wolfsburg pada 2015. Musim ini dia akan kembali berkiprah di Champions League setelah dibeli oleh Borussia Dortmund.

  1. Mesut Ozil (Gelandang Serang/Penyerang Sayap)

Seroang Playmaker bermata elang, dan menjadi kado Wenger kepada fans, karena dibeli di penghujung transfer musim panas dari Real Madrid pada 2013. Wenger pun sempat dikritik karena menempatkan Ozil sebagai penyerang sayap.

 

Namun pemain berusia 27 tahun itu tetap profesional berlatih, hingga musim lalu memetik hasil dari kesabarannya, dan menjadi raja assist Premier League. Ozil jelas pengatur serangan terbaik Jerman, yang pernah bermain di Premier League.

  1. Jurgen Klinsmann

Meski hanya sebentar bermain untuk Tottenham Hotspur pada 1994/95, dan bermain untuk kedua kalinya sebagai pemain pinjaman di musim 1997/98, pecinta Premier League takkan pernah melupakan aksi Klinsmann.

 

Ia salah satu striker terbaik Jerman yang pernah berkelana dari Jerman, Italia, Prancis, Inggris, hingga akhirnya ke Amerika Serikat. Klinsmann hanya bermain sebentar bersama Spurs, namun mampu mencetak 30 gol dari 50 penampilannya di musim 1994/95. Bayangkan jika ia lebih lama bermain untuk The Lilywhites.

Premier League masih menjadi magnet pemain-pemain Eropa untuk datang ke Inggris, seperti halnya Jerman, yang kerap memproduksi pemain muda berbakat. Bahkan pemain-pemain Jerman terbaik yang pernah dan masih bermain di Premier League, bisa dijadikan satu sebagai starting eleven.

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close