Top Skor

5 Transfer Terburuk Real Madrid

 

Real Madrid selaku klub tersukses di dunia merupakan klub yang paling doyan mengumpullkan para pemain terbaik dunia di skuadnya. Klub ini sangat terkenal sebagai klub pemecah rekor pemain termahal dunia, dan hampir selalu klub ini menjadi klub terkaya di dunia versi Forbes. Saat ini saja Real Madrid berhasil mengumpulkan pemain-pemain sekelas Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale.

 

Namun semua kenyataan diatas tidak menjamin bahwa klub ibukota Spanyol ini akan mudah dalam membeli pemain yang tepat buat skuadnya. Ada begitu banyak pembelian yang termasuk kategori gagal yang pernah dilakukan Real Madrid dalam membeli pemain baru. Dibawah ini kami member daftar 5 transfer terburuk yang pernah terjadi di Real Madrid, diantaranya :

anelka

  1. Nicolas Anelka

Real Madrid melihat bakat Anelka saat bermain untuk Arsenal di musim 1997 hingga 1999. Akhirnya pada tahun 1999 Anelka bergabung dengan Madrid dengan nilai transfer mencapai 35 juta euro atau Rp 520 miliar.

 

Akan tetapi bersama Madrid total ia hanya mencatat 31 penampilan dan mencetak tujuh gol. Ia juga banyak terlibat konflik dengan sang pelatih saat itu, Vicente del Bosque.

 

Akibatnya pria asal Prancis itu hanya merumput selama satu musim sebelum dilepas ke Paris Saint Germain pada tahun 2000.

 

 

2. Javier Saviola

Javier Saviola mencapai puncak keemasannya saat bermain untuk Barcelona di musim 2001 hingga 2007. Meski kerap dipinjamkan ke beberapa klub, Saviola berhasil menjadi rekan duet Ronaldinho dan Samuel Eto’o di lini serang Barca.

 

Pada 2007, Barca memilih untuk tidak memperpanjang kontrak pria asal Argentina itu. Real Madrid yang mengetahui hal ini langsung mengajutkan kontrak.

 

Sayang, Saviola hanya menjadi pemain cadangan di kubu Los Blancos. Ia kalah bersaing dengan Raul Gonzalez dan Klaas Jan Huntelaar.

3. Emerson

Tampil gemilang bersama AS Roma dan Juventus ternyata tidak membuat Emerson mampu bersinar ketika bergabung dengan Real Madrid tahun 2006. Emerson tampil mengecewakan bersama Los Blancos.

 

Bahkan pada Januari 2007 atau setengah musim bermain di Madrid, Emerson menyatakan keinginannya untuk kembali ke Serie A. Akhirnya pada akhir musim ia kembali dilepas Madrid.

4. Julien Faubert

Julien Faubert sempat merasakan atmosfer La Liga saat dipinjam Real Madrid dari West Ham United pada 2009. Performa menawannya bersama West Ham membuat Madrid memberi opsi kontrak permanen selama tiga tahun jika ia berhasil tampil gemilang di masa pinjamannya.

 

Akan tetapi Faubert tidak pernah diberi kesempatan tampil. Ia hanya bermain selama dua kali dalam satu musim. Bahkan ia pernah tertangkap kamera sedang tertidur di bangku cadangan Los Blancos.

5. Jonathan Woodgate

Jonathan Woodgate tampil tangguh di lini belakang Leeds United dan Newcastle United. Pada 2004, proses transfernya ke Real Madrid mengundang tanda tanya besar dari berbagai pihak.

 

Saat itu Madrid berani menggelontorkan dana hingga 13,4 juta pound atau Rp 281 miliar untuk merekrut Woodgate yang sedang cedera dari Newcastle. Hasilnya, ia tidak bermain sepanjang musim pertamanya.

 

Saat melakoni debut melawan Athletic Bilbao pada 22 September 2005, Woodgate menjadi pesakitan. Ia mencetak gol bunuh diri dan menerima kartu merah karena permainan kerasnya.

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker