Top Skor

5 Kesimpulan dari Kemenangan Liverpool atas Juara Bertahan Leicester City

 

Liverpool mulai kembali memetik kemenangan setelah dua laga sebelumnya harus puas mendapatkan satu point saja, hasil dari kekalahan melawan Burnley dan imbang 1-1 melawan Tottenham Hotspurs. Tim asuhan Klopp yang diprediksi akan meraih gelar liga ini tampil percaya diri bermain di kandang sendiri dengan menghempaskan juara bertahan Leicester City dengan skor 4-1.

 

Adalah Firmino yang menjadi MOTM dengan mencetak 2 gol dan satu gol lainnya di sumbangkan Mane dan Llalana. Leicester sendiri hanya mampu mencetak gol hasil dari blunder Lucas Leiva yang dicetak oleh Jamie Vardy. Dan dengan kemengan ini Liverpool berhasil naik ke peringkat empat dan kembali meramaikan sengitnya Liga Inggris musim ini. Seperti apa kesimpulan yang bisa dipetik dari laga anak-anak Anfield tersebut, berikut 5 kesimpulannya :

firmino

  1. Rapuhnya Pertahanan Leicester

​Entah apa yang terjadi. Pertahanan Leicester City seperti mudah sekali ditembus. Itu sudah terlihat sejak pertandingan pertama Premier League pada musim ini.

 

Dua bek tengah andalan sang juara bertahan, Roberth Huth dan Wes Morgan tidak bisa tampil solid seperti musim lalu. Akhirnya, Roberto Frimino, Sadio Mane dan Adam Lallana bergantian membobol gawang Kasper Schmeichel sebanyak empat kali.

  1. Blunder Lucas Leiva

 

​Jurgen Klopp secara mengejutkan memutuskan untuk menurunkan Lucas Leiva di lini belakang untuk menemani Joel Matip. Leiva menggantikan posisi Dejan Lovren yang sedang mengalami cedera.

 

Hal ini membuat pemain asal Brasil tersebut gugup, Lucas membuat blunder yang terciptanya gol oleh penyerang Leicester City, James Vardy. Beruntung, Liverpool berhasil menang dengan skor 4-1.

 

Mungkin, bursa transfer nanti Klopp sudah berpikir untuk mendepaknya dari Anfield.

  1. The Real Leicester City

 

​Koordinasi pertahanan yang buruk, membuat gawang Kasper Schmeichel sangat mudah sekali ditembus. Hal ini tentu berbeda sekali dengan musim lalu. Leicester menjadi salah satu tim yang sulit dikalahkan, karena solidnya pertahanan yang membuat mereka berhasil menjadi juara.

 

Dampknya, Leicester kembali menempati klasemen papan bawah klasemen sementara Premier League, setelah hanya mampu mengumpulkan empat poin. Claudio Ranieri harus bisa menjaga motivasi pemainnya, jika tidak ingin jeblok hingga zona degradasi.

  1. “Kangen” Suarez

 

​Dua musim lalu, Liverpool tampil gemilang di Premier League sama seperti seperti Leicester musim lalu. Itu semua berkat penampilan gemilang Luis Suarez, yang mampu mencetak gol demi gol setiap pertandingannya.

 

Kendati masih belum menemukan sentuhan terbaiknya pada musim ini, permainan Vardy memang mirip dengan Suarez. Penyerang asal Inggris itu memiliki kecepatan, determinasi, kerja keras dan selalu menginspirasi Leicester untuk meraih kemenangan.

Pada bursa transfer musim panas nanti, bukan tidak mungkin Klopp tertarik untuk merekrutnya.

  1. Firmino Kembali Ganas

 

​ Pada musim ini, Jurgen Klopp cenderung memainkan pola serangan 4-3-3, yang bisa bertransformasi menjadi 4-2-3-1. Daniel Sturridge menjadi ujung tombak andalan Liverpool.

 

Namun, bukan Sturridge yang tampil cemerlang melawan Leicester. Tapi, justru Roberto Firmino yang tampil gemilang. Penyerang asal Brasil itu seolah menemukan kembali keganasannya dengan menciptakan dua gol ke gawang Leicester.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button