Top Skor

5 Perubahan Barcelona Sejak Terakhir Kali Dilatih Guardiola

 

Barcelona sangat senang untuk dilihat permainannya kala Pep Guardiola menangani klub Catalan ini. Tiki-taka dan pressing ketat yang jalankan membuat era Pep ini dianggap sebagai era terbaik di Barca. Sebelumnya ada era Frank Riijkaard atau setelahnya ada era Enrique yang juga mendulang prstasi dengan raihan tropi namun era akan sangat sulit untuk dilupakan.

 

 

Ada begitu banyak yang mungkin kita temukan dari permainan Barcelona saat ini dibanding era Pep. Hal ini memang kelihatan normal mengingat ada beberapa pemain yang sudah tidak lagi bermain untuk Barcelona. Dibawah ini kami coba menganalisa 5 perubahan dari Barcelona sejak ditinggal Guardiola, diantaranya :

pep guardiola

  1. Komposisi Pemain

Konteks pemain asing di sini adalah pemain yang berasal dari luar Spanyol, dan bukan produk akademi La Masia. Di era Guardiola, masih banyak alumni-alumni La Masia yang masuk tim utama seperti Pedro Rodriguez, Sergio Busquets, Cristian Tello, Isaac Cuenca, Bojan Krkic, hingga Cesc Fabregas.

 

Namun Barcelona kini telah dipenuhi pemain asing di dalam skuat utamanya, alumni La Masia bisa dihitung dengan jari, seiring keberadaan Luis Suarez, Ivan Rakitic, Neymar, dan Samuel Umtiti. Produk akademi La Masia sendiri saat ini sulit masuk ke tim utama Barcelona.

  1. Gaya Permainan

Dari segi permainan, Barcelona saat ini telah berkembang pesat, dari model dasar tiki taka yang kental di era Guardiola. Menguasai bola, sabar membangun serangan, memainkan operan pendek, untuk kemudian menciptakan peluang berbahaya.

 

Penguasaan bola jadi hal mutlak yang harus dilakukan. Namun Barcelona di era Luis Enrique saat ini, mengembangkan pola bermain tiki taka lebih jauh. Mereka cenderung menerapkan permainan yang lebih direct alias langsung menyerang ke jantung pertahanan musuh.

 

Bahkan, Barcelona saat ini bisa melukai lawan dengan trisula maut yang mereka miliki di lini depan yang beken dengan julukan MSN. Lionel Messi, Suarez, dan Neymar.

  1. Andalan Lini Depan

Tiap era memang memiliki perbedaan mencolok dalam pemain yang diandalkannya. Dahulu Guardiola di Barcelona punya trisula Thierry Henry, Samuel Eto, dan Messi, serta Pedro, David Villa, Messi.

 

Namun Barcelona saat ini punya trisula Amerika Selatan yang mengerikan, pada diri Suarez, Neymar, dan Messi. Perbedaan ini sangat mencolok dari era Guardiola dahulu.

2.Pengatur Serangan

Guardiola sudah sangat merasakan jasa dari Xavi Hernandez, yang telah bermain sejak 1998 hingga 2015, sebelum akhirnya ia pindah ke klub Qatar, Al Sadd. Pria berusia 36 tahun itu merupakan elemen tak terpisahkan dalam permainan tiki taka Barcelona di masa lalu.

 

Xavi memiliki visi bermain mumpuni, dapat mengoper bola dengan akurasi tinggi, dan menjaga penguasaan bola Barcelona. Namun untuk saat ini, Guardiola takkan lagi menemukan sosok Xavi di Barcelona, karena ia belum memiliki suksesor.

 

Iniesta, Sergio Busquets, Rakitic, Andre Gomes, dan Dennis Suarez, tidak memiliki gaya bermain seperti pemain berjuluk The Puppet Master itu.

  1. Kepemimpinan Klub

Banyak yang telah berubah sejak kepergian Guardiola dari Camp Nou pada 2012, terutamanya dari segi manajemen. Txiki Begiristain yang pernah menjadi Direktur Sepakbola di Barcelona, kini telah bergabung dengan Guardiola di Man City.

 

Pun demikian Presiden Barcelona. Dahulu Guardiola memiliki hubungan dekat dengan Joan Laporta, yang belakangan kembali mendaftarkan diri sebagai Presiden Barcelona, namun gagal bersaing dengan presiden saat ini, Josep Maria Bartomeu.

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button