Top Skor

5 Analisa Kemenangan 5-0 Chelsea atas Everton

 

Meyakinkan..!! Itulah kata yang tepat menggambarkan pertukaran formasi yang dilakukan Conte terhadap tim asuhannya Chelsea. Conte yang sempat di awal kompetisi kesulitan menemukan formasi yang pas, secara berani menukarkan dari formasi 4-3-3 ke 3-4-3. Sungguhpun formasi ini aneh buat premier league, namun ia berhasil meramunya.

 

 

Faktanya ia telah memenangi laganya dengan skor telak dan berhasil cleansheet. Lihat saja bagaimana ia mampu mengalahkan MU 4 gol tanpa balas. Dan Sabtu kemarin giliran Everton diliba dengan skor 5-0. Dan bagaimana analisa kemenangan  Chelsea ini terhadap Everton ini? Berikut diantaranya :

hazard

  1. Formasi Ideal Buat Chelsea

Formasi 3-4-3 memang jarang digunakan dalam sepakbola modern seperti saat ini, namun ternyata hal ini mampu bekerja dengan sempurna untuk Chelsea. Dengan trio Pedro Rodriguez, Diego Costa, dan Eden Hazard yang ditunjuk untuk menggalang lini depan, Chelsea sukses memainkan lima laga terakhir dengan kemenangan.

 

Torehan mereka pun juga tak main-main, dengan 16 gol yang berhasil diciptakan dalam lima laga dan tak pernah kebobolan sama sekali, termasuk ketika membantai Leicester City 3-0 dan Manchester United 4-0 di Premier League. Kini mereka bahkan mampu mengkudeta puncak klasemen sementara, dengan keunggulan satu poin dari Manchester City yang hanya bermain imbang 1-1 atas Middlesbrough.

  1. Kesalahan Koeman

Manajer Everton, Ronald Koeman mencoba untuk menerapkan taktik 3-4-3 seperti yang diterapkan oleh Antonio Conte di Chelsea. Tujuannya hanya satu, ia ingin para pemainnya berduel satu lawan satu dengan para pemain tuan rumah, demi meminimalisir pergerakan dan mempersempit ruang bagi Chelsea.

 

Namun taktik tersebut justru gagal total, dengan tiga bek Everton yang terlihat sangat kikuk memainkan formasi ini. Bahkan Diego Costa mampu berdiri dengan bebas di area terlarang lawan, dan membuat pertahanan Everton semakin mudah dieksploitasi.

  1. Pedro Rodriguez Semakin Bersinar

Tak ada yang mengira bahwa Pedro Rodriguez akan mampu tampil mengesankan melawan Everton. Ia berhasil membangun koneksi sempurna bersama Eden Hazard di belakang Diego Costa, dan bersama-sama membantunya mengeksploitasi pertahanan lawan secara intens.

 

Pedro juga sukses menyumbangkan satu gol dalam laga ini, ditambah dengan satu assist untuk gol Hazard di babak kedua, yang membuatnya kini mengemas total empat assist dalam empat laga kompetitif.

  1. Pembuktian Top Skor

Laga ini bisa dikatakan sebagai pertarungan dan ajang pembuktian soal siapa yang terbaik antara Diego Costa dan Romelu Lukaku. Terkait hal ini, Costa sukses menunjukkan bahwa ia memiliki level jauh di atas striker asal Belgia tersebut.

 

Pergerakan serta determinasi Costa di sepanjang pertandingan seakan menegaskan bahwa Chelsea kini tak lagi membutuhkan Lukaku, yang sempat mereka kejar-kejar untuk dipulangkan ke Stamford Bridge pada sepanjang musim panas 2016.

  1. Pembuktian Konsistensi

Bukan hal mudah tentunya bagi Antonio Conte untuk membawa Chelsea kembali bangkit dan bersaing di posisi terdepan perburuan gelar Premier League 2016/17. Ia bahkan mampu membuat timnya bertengger di puncak klasemen, dengan perolehan 25 poin, menggeser posisi Manchester City.

 

Bahkan tak sedikit yang mulai meyakini bahwa Conte mampu meraih kesuksesan besar seperti masa-masanya di Juventus. Meski demikian, kini Chelsea harus bisa mempertahankan satu hal, yakni konsistensi. Hal ini mengingat rival-rivalnya di papan atas klasemen tengah kesulitan untuk mempertahankan konsistensi performanya, termasuk Manchester City yang baru saja diimbangi Middlesbrough.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close