Top Skor

5 Pemain yang Gagal Bersinar sesuai Ekspektasi di Liga Inggris Sampai dengan Saat Ini

 

Menjadi pemain mahal yang direkrut dan diharapkan menjadi andalan buat tim barunya memiliki beban khusus buat para pemain. Namun ada yang bisa menjawab ekspektasi tersebut, namun ada juga yang justru redup karena terbeban oleh hal tersebut. Para pemain juga dihadapkan adaptasi instan yang dituntut manajemen dan supporter klub.

 

Hal inilah yang terjadi buat 5 pemain Liga Inggris di bawah ini. Status sebagai pemain mahal dan keinginan menebus harga mahal menjadi misi khusus buat si pemain. Tidak hanya harga mahal, konsistensi performa terbaik seperti yang ditampilkan musim lalu juga sering menghantui pemain. Tetapi ketika tim yang dibela sering mendapatkan hasil yang kurang maksimal, kemampuan si pemain akan dipertanyakan. Berikut kami sejikan 5 pemain yang masuk kategori tersebut :

mahrez4

  1. Paul Pogba

Dia menjadi bintang penting saat di Juventus. Dibeli dengan harga super besar dan menjadi pemain termahal dunia, Pogba belum mampu mencapai kualitas yang diharapkan.

 

Dengan harga yang sangat tinggi, Pogba jelas harus bisa tampil sebagai bintang dan aktor penting di tim. Performanya memang mulai menanjak. Namun masih cenderung inkonsisten, dan tentunya, belum bisa dianggap sampai di level kelas dunia.

  1. Riyad Mahrez

Bintang musim lalu dan menjadi pemain terbaik pada saat Leicester City berhasil juara. Namun, musim ini kilau Mahrez bagai hilang ditelan bumi.

 

Sepanjang 11 laga Premier League dia hanya membuat satu gol dan satu assist. Hal ini jelas sangat buruk bagi pemain yang sempat dianggap winger terbaik dunia di musim lalu.

  1. Christian Eriksen

Eriksen menjadi playmaker utama Tottenham Hotspur musim lalu. Jangkauan passing, visi, dan ketajamannya sangat nampak kala The Spurs nyaris menyabet gelar juara musim 2015/16.

 

Namun, Eriksen musim ini lebih bermain di sayap untuk membebaskan Dele Alli di tengah. Alhasil, sang pemain tak terlalu mampu memberikan efek kepada tim dan hanya membuat tiga assist sejauh ini.

  1. Jamie Vardy

Salah satu pemain tertajam musim lalu dan alasan mengapa Leicester bisa menjadi juara. Efektivitas serta kecepatan menjadi andalan sang pemain kala itu.

 

Sayang, pada musim ini, Vardy tak terlalu mencolok dan baru mencetak tiga gol dari 17 laga di semua kompetisi. Ketajamannya hilang. Banyak bek juga sudah tahu cara menghentikan pemain satu ini.

  1. Henrikh Mkhitaryan

Salah satu pembelian paling diharapkan Manchester United. Mkhitaryan tampil sangat luar biasa bersama Borussia Dortmund musim lalu dan menjadi raja assist Eropa kala itu.

 

Namun semuanya nampak berubah musim ini. Jangankan mendulang assist, mendapat jatah bermain saja sulit bagi Mkhitaryan. Hal ini menjadi masalah karena kesempatan yang tak kunjung datang, performa Mkhitaryan bisa menurun ketika dipercaya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button