Top Skor

3 Modal MU untuk Finis sebagai Runner up

Manchester united dibawah komando Mourinho semakin menunjukkan perbaikan performa. Hal ini tidak lepas dari kemenangan 3-0 atas tuan rumah juara bertahan Leicester Minggu lalu. Kemenangan itu semakin membuka peluang mereka merebut 4 besar di Liga.

Dan ada beberapa hal yang membuat pasukan mourinho ini Semakin optimis.Mourinho sendiri sebagai pelatih sudah mulai menemukan formasi terbaik untuk karakter pemainnya. Dan dibawah ini kami memiliki 3 modal untuk Manchester United bisa finis di empat besar bahkan runner up musim ini, diantaranya :

ibra pogba

  1. Duet Pogba-Ibrahimovic

Dua pemain anyar Manchester United, Zlatan Ibrahimovic dan Paul Pogba, merayakan gol ke gawang Southampton. Gol kedua Setan Merah dibukukan Ibra melalui titik penalti pada menit ke-52. (AFP/Oli Scarff)

Sosok yang berperan dalam perkembangan MU antara lain adalah Zlatan Ibrahimovic dan Paul Pogba. Keduanya kian padu untuk membongkar pertahanan lawan.

Statistik Whoscored mencatat, Pogba dan Ibrahimovic adalah pemain dengan nilai paling tinggi, yaitu 7,72 dan 7.59. Keduanya sukses menjalankan perannya masing-masing di MU.

Sebagai gelandang, Pogba berhasil mengorkestrasi permainan MU setelah kesulitan di awal musim. Mantan gelandang Juventus tersebut rata-rata membuat dua operan kunci di tiap laga di Liga inggris.

Pogba juga pemain yang menggiring bola paling sering, yaitu 2,6 drible per laganya. Hal itu membuktikan Pogba adalah pemain MU yang paling sering memegang bola.

Sementara itu, Ibrahimovic juga rajin membobol gawang lawan. Sebagai striker, Ibra telah mengemas 15 gol. Torehan tersebut membuat publik berdecak kagum.

Pasalnya, Ibra telah berusia 35 tahun. Usia tersebut membuatnya diragukan masih bisa bersinar.

 

  1. Faktor Eric Bailly

Kembalinya Eric Bailly membawa angin segar buat MU. Bek asal Pantai Gading lama absen akibat  cedera. Bailly kemudian absen lagi pada Januari lantaran harus membela timnas Pantai Gading di Piala Afrika.

Kini, Bailly telah bergabung kembali bersama MU. Eks pemain Villarreal ini sudah berlatih bersama tim utama MU sejak penghujung Januari. Pertandingan melawan Leicester City  Minggu (5/2/2017) adalah pertandingan pertamanya.

Meski tak lama merumput bersama rekan setimnya, Bailly tak canggung. Ia mampu bekerjasama dengan baik bersama Chris Smalling. Dalam pertandingan melawan Leicester, Bailly membuat tujuh clearances dan empat tekel.

Dengan kembalinya Bailly, Mourinho punya lebih banyak alternatif di lini belakang. Selain Bailly, ada juga Phil Jones, Chris Smalling, dan Marcos Rojo yang bisa berposisi sebagai bek tengah.

  1. Formasi yang Tepat

Di awal musim, permainan MU tak konsisten. Hal ini terjadi karena Jose Mourinho masih mencari komposisi pemain yang pas untuk masuk tim utama.

Perlahan, komposisi tersebut sudah terbentuk. Selain Pogba dan Ibrahimovic, Ander Herrera dan Juan Mata jadi pemain di lini serang yang paling sering tampil. Herrera telah mencatatkan 21 kali tampil buat MU, sementara Mata 19 kali tampil.

Di lini belakang, Antonio Valencia menjadi pilihan utama Mourinho di posisi bek kanan. Pemain asal Ekuador itu berhasil bertransformasi dari seorang gelandang sayap menjadi bek kanan.

Bagaimana dengan bek kiri? Kesabaran Marcos Rojo tak sia-sia. Bek asal Argentina ini mulai mendapat kepercayaan untuk menempati posisi yang semula ditempati Luke Shaw.

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button