Top Skor

3 Titik Lemah MU ketika Kalah 1-2 dari Huddersfield

 

Mourinho akhirnya menderita kekalahan pertamanya musim ini akhir pekan lalu. Tim asuhan Mourinho menyerah 1-2 dari tuan rumah Huddersfield.

Dengan kekalahan ini tidak hanya membuat selisih point MU dengan pemuncak klasemen City menjadi 5 poin namun juga memberikan City sebagai satu-satunya klub yang belum terkalahkan musim ini.

 

Huddersfield berhasil menerapkan formasi parkir bus  yang menjadi andalan Mourinho di beberapa laga sebelumnya.

Hal ini seperti senjata makan tuan buat Mou, padahal sebelumnya tren kemenangan berhasil mereka raih ketika bertandang ke Benfica tengah pekan sebelumnya.

Dan berikut 3 titik lemah MU kala menghadapi Huddersfield :

 

1.Gairah menang

Jose Mourinho mengatakan, gairah untuk meraih kemenangan para pemain Manchester United menjadi biang kekalahan dari Huddersfield. Menurut dia, hal tersebut sangat mengecewakan setelah Manchester United tampil baik sejak awal musim.

“Ketika saya kalah, saya ingin kalah karena lawan lebih baik daripada kami, dan memiliki kualitas lebih baik daripada kami. Namun, ketika Anda kalah karena sikap, hal itu sangatlah buruk. Bahkan, saya tidak ingat pertandingan uji coba kami seperti itu kapan terjadinya?” kata Jose Mourinho.

Ander Herrera menjadi satu-satunya pemain yang membuka suara setelah Manchester United kalah. Menurut dia, “Mereka (Huddersfield) lebih bergariah daripada kami pada 30 menit awal.”

Akan tetapi, pernyataan tersebut justru membuat Mourinho geram. Manajer asal Portugal tersebut mengaku tidak habis pikir mengapa para pemain Manchester United seperti itu saat melawan Huddersfield.

“Ketika pemain seperti itu, ketika pemain merasa seperti itu, menurut saya, mereka harus ikut jumpa pers dan menerangkannya karena saya tidak bisa,” tutur Jose Mourinho.

2. Tempo Lambat

Meski menguasai bola, Manchester United bermain dengan tempo lambat saat menghadapi Huddersfield. Hal ini pun mampu dimanfaatkan tim tuan rumah untuk mencetak sepasang gol ke gawang David De Gea.

Mantan pemain Manchester United, Paul Ince, mengamini hal tersebut. Menurut dia, permainan Manchester United tidak seperti Manchester City atau Tottenham Hotspur yang mampu tampil menekan sejak menit-menit awal pertandingan.

“Mereka membangun serangan dengan sangat lambat. Mereka seperti ingin bermain melebar. Namun, menurut saya, itu bisa menjadi keuntungan bagi lawan dan terbukti ketika mereka (Huddersfield) menyerang lewat serangan balik,” tutur Ince.

3. Blunder Pertahanan

Barisan pertahanan Manchester United, khususnya area yang ditempati Victor Lindelof dapat dikatakan menjadi titik krusial. Bek Swedia tersebut melakukan dua kesalahan fatal yang berujung dua gol tim tamu.

Victor Lindelof baru masuk pada menit ke-25 setelah Phil Jones mengalami cedera. Hanya berselang 10 menit, gawang Manchester United kebobolan dua kali oleh Aaron Mooy dan Laurent Depoitre.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close