Top Skor

5 Pelajaran Penting dari Kekalahn 0-4 Liverpool atas Manchester City


1. Kevin De Bruyne Menuju Player of the Year

Manchester City Bantai Liverpool 4-0 di Etihad

Gelandang Manchester City, Kevin De Bruyne berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Liverpool pada pertandingan lanjutan Liga Inggris di Stadion Etihad di Manchester, Inggris (2//7/2020). City menang telak 4-0 atas Liverpool. (AFP/Pool/Dave Thompson)

Klaim Josep Guardiola yang mengatakan Kevin De Bruyne merupakan gelandang terbaik di dunia tidak salah. Pemain berkebangsaan Belgia itu menunjukkan kualitas terbaiknya pada pertandingan kali ini.

Sejauh ini, De Bruyne merupakan pencetak assist terbanyak di pentas Premier League. Dia mengemas 17 assist dari 30 pertandingan.

De Bruyne juga mengantongi 11 gol. De Bruyne adalah satu-satunya pemain yang memiliki dua digit dari perolehan gol dan assist pada musim ini.

Pada laga kontra Liverpool, De Bruyne mencatatkan satu gol dan satu assist. Dan perolehan assistnya bisa lebih banyak lagi andai Sterling, Gabriel Jesus, dan Riyad Mahrez mampu memanfaatkan kiriman bola darinya dengan baik.


2. Seruan Ancaman dari Manchester City

Laga Man United vs Man City

Penyerang Manchester City, Leroy Sane (kedua kanan) , berselebrasi setelah mencetak gol ke gawang Manchester United dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Rabu (24/4). Laga Man United vs Man City berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk tim asuhan Josep Guardiola. (AP/Jon Super)

Dalam dua musim terakhir, Manchester City menunjukkan superioritasnya kepada semua peserta Premier League. Namun itu tidak terlihat pada musim ini. Liverpool meninggalkan mereka dengan keunggulan 20 poin.

Banyak yang beranggapan bahwa era Manchester City telah berakhir. Namun, mereka patut berpikir ulang saat melihat performa De Bruyne dkk saat menghadapi Liverpool.

Liverpool benar-benar dibuat kesulitan untuk menjalankan strateginya. Praktis, Ederson yang bertugas sebagai penjaga gawang jarang mendapatkan ancaman selain dari tembakan Mohamed Salah yang mengenai tiang gawang.

Ini menunjukkan Manchester City siap mendominasi panggung Premier League lagi musim depan. Seperti yang dikatakan Sterling usai pertandingan: “Musim depan sudah dimulai hari ini!”


3. Kesalahan Tak Biasa dari Liverpool 

Raheem Sterling

Winger Manchester City Raheem Sterling menggelar selebrasi usai merobek gawang Liverpool di Etihad Stadium, Kamis (2/7/2020) atau Jumat dini hari WIB. (AFP/Dave Thompson)

Kedisiplinan dalam bermain menjadi alasan pertama yang membuat Liverpool bisa menjuarai Premier League musim ini. Gara-gara kedisiplinan itu, mereka nyaris mengarungi musim 2019-2020 tanpa kekalahan sekalipun.

Namun, performa yang ditunjukkan Mohamed Salah dkk pada laga kali ini jauh dari kata apik. Sejumlah kesalahan yang dilakukan oleh anak asuh Jurgen Klopp itu menjadi penyebab kekalahan.

Andrew Robertson merupakan sasaran kritik dalam laga kali ini. Mantan penggawa Hull City tersebut melakukan blunder sebanyak dua kali karena meninggalkan posisinya hanya untuk merebut bola.


4. Pertama Kali Sterling Menjebol Gawang Liverpool

Manchester City Bungkam Liverpool 4-0

Gelandang Manchester City, Raheem Sterling, berusaha mencetak gol ke gawang Liverpool pada laga lanjutan Premier League pekan ke-32 di Stadion Etihad, Jumat (3/7/2020) dini hari WIB. Manchester City menang 4-0 atas Liverpool. (AFP/Dave Thompson/pool)

Sterling telah membuktikan ketajamannya dalam tiga musim terakhir ini. Perolehan golnya tidak pernah berada di bawah angka 20. Pada musim ini ia sudah mengantongi total 23 gol dalam semua kompetisi.

Namun, dari 71 golnya di tiga musim terakhir, tidak ada yang bersarang di gawang Liverpool. Sampai ia memecah telurnya pada pertandingan kali ini.

Sebagai informasi, Sterling pernah memperkuat Liverpool sebelum berlabuh di Etihad Stadium pada tahun 2015. Ia memperkuat the Reds selama empat musim dengan catatan 23 gol dari 129 penampilannya.


5. Phil Foden, Calon Pemain Andalan City Musim Depan

Manchester City Bantai Liverpool 4-0 di Etihad

Gelandang Manchester City, Phil Foden berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Liverpool pada pertandingan lanjutan Liga Inggris di Stadion Etihad di Manchester, Inggris (2//7/2020). City menang telak 4-0 atas Liverpool. (AFP/Pool/Dave Thompson)

Akademi Manchester City belakangan ini cukup sering memunculkan beberapa nama dengan potensi yang besar. Terlihat jelas dari performa Jadon Sancho bersama Borussia Dortmund dalam dua musim terakhir.

City kehilangan Sancho pada 2017, dan mereka enggan mengulangi kesalahan yang sama terhadap calon bintang lainnya, Phil Foden. Apalagi setelah melihat performanya kala menghadapi Liverpool.

Pelan tapi pasti, Foden mendapatkan tempat di skuat inti Manchester City musim ini. Dan dengan kepergian David Silva, bukan tidak mungkin kalau Foden akan menjadi sosok andalan Guardiola pada musim depan.

Sumber: bola.com

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close