Top Skor

7 Pemain yang Mencetak Gol dari dua Tendangan Bebas dalam Satu Laga

Lionel Messi kembali menunjukkan kelasnya walaupun di usia 32 tahun.

Ia mencetak hattrick dalam lanjutan La Liga kala menghajar Celta Vigo 4-1.

Dalam laga itu Messi mencetak hattrick dimana dua diantara golnya, ia cetak melalui tendangan bebas.

Sementara satu lainnya dari tendangan penalti.

Mencetak dua gol tendangan bebas dalam satu laga termasuk hal yang langka dilakukan pesepak bola.

Namun setidaknya ada tujuh pemain yang pernah melakukannya :

1. Nicolas Pepe

Datang dari Lille pada bursa transfer musim panas 2019, Nicolas Pepe masih membutuhkan waktu untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan Arsenal.

Kebijakan seleksi Unai Emery di tim London Utara itu seringkali mendapatkan sorotan karena Nicolas Pepe jarang diberikan kesempatan bermain.

Pemain yang berposisi sebagai penyerang sayap itu mendapatkan momen itu untuk menunjukkan kemampuannya dengan mencetak dua gol melalui tendangan bebas saat The Gunners meraih kemenangan dengan skor 3-2 atas Vitoria SC di Emirates Stadium.


2. Lionel Messi

Mencetak dua gol melalui tendangan bebas dalam sebuah pertandingan bukan merupakan sesuatu yang baru bagi Lionel Messi.

Bintang asal Argentina itu memang memiliki kemampuan yang tinggi untuk mencetak gol dari berbagai situasi, sesuatu yang membuatnya mendapatkan kesuksesan di berbagai tingkat dalam kariernya.

Messi sudah pernah melakukannya dalam ajang UEFA Super Cup kontra Sevilla pada 2015 (Barcelona menang 5-4), dan menghadapi Espanyol dalam ajang La Liga pada 2018. (Barca menang 4-0).


3. Luis Suarez

Luis Suarez memiliki produktivitas gol yang relatif memuaskan sepanjang kariernya.

Penyerang asal Uruguay itu mampu tampil produktif dengan beberapa klub Eropa yang sudah dibelanya, mulai dari Ajax sampai Barcelona, klub yang dibelanya hingga saat ini.

Saat masih membela Liverpool, Suarez pernah mencetak dua gol dalam satu pertandingan melalui tendangan bebas.

Suarez melakukannya dalam laga Europa League di Anfield kontra Zenit St. Petersburg.

The Reds menang dengan skor 3-1 pada pertandingan tersebut, namun tetap tersingkir melalui peraturan gol tandang setelah pertandingan dua leg berakhir dengan skor 3-3.


4. Gareth Bale

Pada masa keemasannya, Gareth Bale memiliki kemampuan yang tinggi untuk mencetak gol dari berbagai situasi.

Mengawali kariernya sebagai bek kiri, Bale berkembang sebagai penyerang sayap dengan kecepatan dan ancaman yang tinggi saat membela Tottenham Hotspur.

Bale pernah mencetak dua gol dalam kemenangan 2-1 yang diraih oleh Spurs atas Olympique Lyonnais dalam leg pertama babak 32 besar Europa League 2012/13 di White Hart Lane.


5. Christian Eriksen

Masih dari Tottenham Hotspur, salah satu pemain yang didatangkan untuk menggantikan Gareth Bale pada musim 2013/14, Christian Eriksen, juga pernah memiliki catatan yang serupa.

Eriksen memang dikenal sebagai gelandang serang yang memiliki kemampuan tinggi dalam skema bola mati.

Eriksen mencetak dua gol dalam pertandingan kontra Swansea City dalam ajang Premier League di Liberty Stadium pada musim 2015/16.

Pertandingan tersebut berakhir dengan skor imbang 2-2.


6. Sinisa Mihajlovic

Walau berposisi asli sebagai bek, dan dapat bermain sebagai gelandang, Sinisa Mihajlovic memiliki kemampuan yang tinggi untuk mencetak gol dalam skema bola mati.

Mihajlovic bahkan memiliki rekor (bersama dengan Andrea Pirlo) sebagai pemain dengan raihan gol terbanyak di Serie A melalui tendangan bebas (28 gol).

Mihajlovic pernah mencetak tiga gol melalui dalam kemenangan 5-2 yang diraih Lazio atas Sampdoria dalam ajang Serie A pada musim 1998/99.


7. Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo juga menjadi salah satu penyerang sayap atau tengah yang dikenal memiliki kemampuan tinggi untuk mencetak gol melalui tendangan bebas.

Walau kemampuan itu mengalami penurunan dalam beberapa musim terakhir, bintang asal Portugal itu sudah mencetak cukup banyak gol melalui tendangan bebas dalam kariernya.

Cristiano pernah mencetak dua gol kontra Stoke City pada 2008 (dengan Manchester United), kontra Zurich pada 2009 (dengan Real Madrid), dan kontra Villarreal (pada 2010 dengan Real Madrid).

Sumber : 90min.com

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close