Top Skor

5 Momen-Momen Krisis Rooney saat Berkarier dengan Manchester United

 

Wayne Rooney merupakan pemain top dunia yang dimiliki Inggris saat ini, ia memiliki teknik tingkat tinggi dan gol-golnya membuktikan kapasitasnya tersebut. Pecinta bola pasti masih mengingat gol saltonya pada saat derby melawan Manchester City. Mantan pemain Everton ini merupakan salah satu pembelian terbaik yang pernah dilakukan Sir Alex Ferguson.

 

Rooney yang kala di beli merupakan pemain muda termahal di Liga Inggris, menjadi kekuatan Ferguson di lini depan MU. Namun untuk saat ini sudah dua laga terakhir yang dimainkan Mu tanpa Rooney di starting eleven, memberikan indikasi tentang berkurangnya kepercayaan Mou terhadap dirinya. Dibawah ini kami coba mengajak anda untuk mengingat kembali 5 moment krisis Rooney Selama menggunakan jersey MU, seperti :

waynerooney1shout_05

5. Februari 2015 – Diving saat melawan Preston di FA Cup

Pada pertandingan MU melawan Preston yang berlangsung pada 18 Februari 2015, Setan Merah berhasil menang 3-1. Namun, kemenangan tersebut menuai kritik lantaran satu gol tercipta karena Rooney melakukan diving.

 

Pada menit ke-88, Rooney, melalui tayangan ulang, terlihat sengaja menjatuhkan dirinya di dalam kotak penalti. Kiper Preston, Thorsten Stuckmann, ketika itu, mengaku tidak melakukan kontak fisik dengan Rooney di area terlarang.

 

Seusai pertandingan, legenda tim nasional Inggris, Gary Lineker, menilai tindakan Rooney sangat ceroboh. Apalagi, gol Rooney ke gawang Preston menjadi penutup dahaga gol sang pemain setelah 10 pertandingan terakhir.

 

“Tiga gol yang dicetak dan kontroversi yang dia lakukan sangat disayangkan. Untung saja dia bisa melepaskan diri dari hukuman kartu, dengan tantangan ceroboh seperti itu,” jelas Lineker.

 

Rooney kemudian dikabarkan sempat meminta maaf kepada Stuckamann atas diving tersebut. Kepada The Sun, sang kiper, mengatakan, “Rooney mengatakan kepada saya, ‘maaf, saya harus melakukannya karena itulah kesempatan saya mendapatkan penalti’.”

 

 

4. 3 April 2011 – Berkata kasar dalam pertandingan vs West Ham

MU menang 4-2 atas West Ham United. Rooney pun mampu menyumbang gol. Sayang, usai mencetak gol tersebut, Rooney melakukan tindakan tidak terpuji karena berkata kasar di depan kamera jurnalis televisi di pinggir lapangan.

 

Atas aksi tersebut, FA menjatuhkan sanksi larangan bertanding dua laga untuk Rooney.

 

3. Kartu merah karena mengejek wasit (Manchester United vs Villareal)

Rooney sebelumya mendapat kartu kuning dari wasit Kim Milton Nielsen karena menekel salah seorang pemain Villareal pada menit ke-64. Tidak terima dengan keputusan tersebut, Rooney malah melakukan tepuk tangan ke arah wajah sang wasit.

 

Wasit pun langsung memberikan kartu merah pada Rooney yang ketika itu masih berusia 18 tahun. “Perbuatan yang sarkastis tidak bisa dibiarkan, wasit tidak bisa menerima hal itu terjadi,” jelas Milton kepada BBC.

 

Sir Alex Ferguson mendukung tindakan yang diberikan oleh Milton. Menurutnya, Rooney harus lebih bisa mengendalikan emosinya.

 

“Saya pikir Rooney seharusnya tidak melakukan tersebut, dengan seolah-olah senang dengan hukuman kartu yang dia dapat. Hal itu bisa membuatnya menjadi mangsa bagi wasit. Menurut saya, dia mendapatkan kartu merah karena menyentuh wasit, ternyata dia mendapatkannya setelah menyambut kartu kuning yang dia terima,” jelas Sir Alex.

 

2. Silang pendapat dengan Ferguson

 

Rooney dikenal sebagai sosok yang sering berselisih dengan manajer, bahkan Sir Alex Ferguson sekalipun. Menurut media-media Inggris, Rooney bertengkar dengan Ferguson. Bahkan, manajer legendaris MU itu sempat menilai Rooney adalah sosok pemain yang suka mengeluh.

 

Rooney seringkali berselisih dengan Sir Alex Ferguson, terutama soal performa pemain yang saat ini berperan sebagai kapten timnas Inggris tersebut. Sir Alex menyebut Rooney sebagai sosok pemain yang suka mengeluh.

 

Ferguson juga sempat mengkritik performa Rooney pada April 2012. Menurut pria asal Skotlandia tersebut, Rooney merupakan pemain yang malas ketika menghadapi klub-klub di bawah level Setan Merah.

 

“Rooney bermain dengan kompetitif pada saat menghadapi tim besar. Namun ketika kami melawan tim yang lebih kecil, dia tidak bermain sama baiknya dengan rekan setimnya,” jelas Ferguson.

 

  1. Mengancam akan keluar dari MU

Bersamaan dengan Sir Alex yang memutuskan untuk pensiun pada 2013, Rooney mengumumkan, dirinya juga ingin meninggalkan tim tersebut, meskipun mantan pelatihnya di Everton, David Moyes, datang menggantikan Sir Alex Ferguson di Old Trafford.

 

Mendengar hal tersebut, Jose Mourinho yang masih melatih Chelsea, mencoba memanfaatkan situasi untuk memboyong Rooney. Namun, Rooney akhirnya tetap bertahan setelah Moyes melarang MU melego sang pemain ke The Blues.

 

“José selalu menanyakan Rooney, dan saya sudah capek mengulangi jawaban yang sama, Rooney tetaplah pemain Manchester United, dan tidak ada hal yang akan berubah,” tegas Moyes pada 12 Juli 2013.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close