Top Skor

9 Pemain Top Yang Nomor Punggungnya Dipensiunkan

 

9. Raul Gonzalez (7- Schalke 04)[Image: images.jpg]Meninggalkan Schalke pada 2012, Raul mendapat
kehormatan nomor punggung 7 yang dipakainya
ketika bermain di sana dipensiunkan.

Awalnya keputusan tersebut sempat menimbulkan
polemik. Ada anggapan Schalke mengabaikan jasa
para pemain terdahulu yang lebih lama membela tim.
Raul diketahui hanya dua musim bermain di Veltins Arena,
tampil 98 kali dan menyumbang 40 gol.

Tapi selama masa pengabdiannya itu, Raul sukses
mengangkat nama Schalke, salah satunya dengan mengantarkan
mereka melaju ke semifinal Liga Champions untuk kali
pertama sepanjang sejarah di 2011.

8. Diego Maradona (10- Napoli)

[Image: images_1.jpg]

Maradona merupakan megabintang Napoli di era 1984 hingga 1991.
Dia menjadi pilar utama keberhasilan Partenopei merengkuh
Scudetto 1990 serta Coppa Italia 1987.

115 gol ditorehkan pemain asal Argentina itu dalam 259 penampilan.
Dia hingga kini masih tercatat sebagai top scorer sepanjang masa
di klub tersebut.

Meskipun meninggalkan Napoli dalam kondisi yang tak mengenakan
karena gagal lolos tes doping dan terbukti memakai kokain, pihak
klub tetap memberikan penghormatan setinggi-tinggi dengan
mempensiunkan nomor punggung 10 miliknya.

7.Pele (10- NY Cosmos)[b]

[Image: download.jpg]

Dia adalah salah satu pemain terbaik yang pernah terlahir ke dunia.
Walau hanya tampil 56 kali dan mencetak 31 gol, NY Cosmos
menghormati Pele dengan mempensiunkan nomor punggung
10 miliknya setelah memutuskan mengakhiri karir bersama klub
Amerika Serikat tersebut.

[b]6. Bobby Moore (6- West Ham United)

[Image: download_1.jpg]

Dia merupakan satu-satunya kapten timnas Inggris yang pernah
mengangkat trofi Piala Dunia. Moore menghabiskan 16 tahun
karirnya bersama West Ham dan mencatat lebih dari 500 penampilan.
Demi menghormati jasa serta loyalitas Moore, West Ham
mempensiunkan nomor punggung 6 pada 2008, atau 15 tahun
setelah kematiannya.

5. Ferenc Puskas (10- Honved AC)

[Image: images_2.jpg]

Dia dikenal disebagai pesepakbola terbaik Hungaria yang pernah ada.
Puskas membela Budapest Honved pada 1943 hingga 1956. Di sana
dia mencetak lebih dari 300 gol dari 341 penampilan.

Selama membela Honved, Puskas menyabet gelar top scorer liga
sebanyak 4 kali dan sekali menjadi pencetak gol terbanyak seantero
Eropa. Dia juga memenangi lima gelar lokal bersama Honved
sebelum kemudian bergabung dengan Real Madrid.

Atas jasanya, Honved kemudian mempensiunkan nomor punggung
10 yang biasa dipakai oleh Puskas.

4. Franco Baresi (6- AC Milan)

[Image: n_ac_milan_franco_baresi_4891632.jpg]

Loyalitasnya bagi klub tak perlu diragukan. Baresi membela Milan
mulai dari 1977 hingga 1997. Di sana dia mencatat 700 penampilan.

6 Scudetto dan 3 gelar Liga Champions dipersembahkanny bagi
Rossoneri, maka teka heran jika kemudian nomor punggung
salah satu bek terbaik yang pernah dimiliki Italia dan Milan itu
ikut dipensiunkan ketika Baresi memutuskan gantung sepatu.

3. Johan Cruyff (14- Ajax Amsterdam)

[Image: images_3.jpg]

Bergabung dengan Ajax sejak berusia 10 tahun, pemain yang
memulai debut tim seniornya bersama De Amsterdamer pada
1964 ini telah memberikan delapan gelar Liga Belanda dan
3 trofi Liga Champions.

Selama berkostum Ajax, Cruyff mencetak 204 gol dalam 276
penampilan. Atas jasanya, klub lalu mempensiunkan nomor
punggung 14 miliknya.

2. Roberto Baggio (10- Brescia)

[Image: download_2.jpg]

Pernah membela banyak klub besar Italia seperti Juventus,
AC Milan, Inter Milan dan Fiorentina, namun justru tim gurem
Brescia yang menyanjung tinggi Baggio dengan mempensiunkan
nomor punggung 10 miliknya.

Bergabung pada 2000 dan pensiun di 2004, Baggio sukses
menjadikan Brescia sebagai salah satu tim paling disegani
di masa itu. Di sana dia mencatat 95 penampilan dan 45 gol.

1. Paolo Maldini (3- AC Milan)

[Image: images_4.jpg]

Satu lagi legenda Italia yang mendapat penghormatan.
AC Milan mempensiunkan nomor punggung 3 begitu Maldini
memutuskan pensiun pada 2009 silam.

Sebuah hal yang tak berlebih mengingat loyalitas serta
sumbangsihnya bagi klub selam bermain. Maldini membela
Rossoneri sejak 1984, dia menyumbang 7 Scudetto dan
5 trofi Liga Champions.

Satu catatan menarik, nomor punggung 3 di Milan mungkin
kembali dipakai satu saat nanti jika salah satu putra Maldini
bermain di sana.

Sumber : VIVA.co.id

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close