Formasi

Kunci Menjadi Bijak Dalam Perbandingan

 

[Image: 156479_10151346558383460_277658576_n_copy.png]

Sering mungkin kita mendengar

-Siapa yang lebih skillful “Messi atau Ronaldo?” atau

-Klub mana yang lebih hebat Man UTD atau Liverpool,
yang sama-sama pengoleksi terbanyak gelar Liga Inggris??

-Bahkan suporter wanita sering membandingkan kegantengan antara “Del Piero dan David Beckham?”

Saya rasa teman-teman setuju bahwa :

tidak ada yang hebat, tidak ada yang lebih skillful
atau yang lebih ganteng,
Semua itu ada ketika kita mulai membandingkan.

Kemutlakan hanya punya yang kuasa,
namun alangkah lebih bijaknya jika
kita mulai melihat sesuatu perbandingan
yang bernilai itu untuk pengembangan
diri kita yang lebih baik.

Untuk itu, sering kita mendengar banyak
pemain-pemain hebat enggan di samakan
dengan pendahulunya. Karena mereka lebih
memilih untuk menjadi seperti apa adanya diri
mereka sendiri. Walaupun mereka tidak
membohongi diri dengan banyak belajar dari
orang yang dibandingkan dengan dirinya tersebut.

Sebut saja Lionel Messi yang merasa banyak
belajar dari permainan Diego Maradona dan
menolak disamakan bahkan dianggap reinkarnasi
Maradona. Saat ini, dunia termasuk kita pastinya
memiliki pandangan yang subjektif ketika
membandingkan kedua pesepakbola tersebut.

Begitu jugalah harusnya dengan diri kita terhadap
kehidupan ini. Ada baiknya kita belajar dari orang
lain dan menjadi diri sendiri. Belajar dari siapapun
didunia ini termasuk belajar dari orang yang lebih
muda mungkin, belajar dari orang yang kurang
beruntung dibanding kita karena belajar sebaiknya
tidak melihat manusianya dan waktu serta dimana
kita berada. Orang-orang bijak mengatakan mereka
akan berhenti belajar ketika mereka sudah meninggalkan
dunia ini. Itu artinya :

Jangan pernah berhenti belajar dan belajarlah selama kita masih hidup.

Menjadi diri sendiri berarti mengakui anugerah
Tuhan untuk talenta yang diberikannya kepada kita.
Tidak mengeluh karena perbandingan yang kita buat
dengan membandingkan terhadap orang lain.

Setelah mengakuinya, kita berhak memanfaatkan
talenta itu sebaik mungkin dengan memberikan yang
terbaik buat kehidupan kita, orang lain dan lingkungan
dimana kita berada. Bukankah banyak pesepakbola
yang menjadi inspirasi kita juga sangat memberkati
kehidupan kita. Yang mungkin mereka itu hanya bisa
kita lihat melalui televisi saja?

Ada pemain yang melalui selebrasi yang
mengingatkan kita pentingnya berterimakasih
ke pencipta, ada yang melakukan kegiatan sosial
di luar lapangan atau juga kedewasaan mereka
menerima perlakuan tidak adil dan merugikan
mereka seperti rasis dan kekalahan yang mereka
derita. Dan banyak contoh lain tentunya.

Terhadap perbandingan itu juga, sangat perlu kita
sadari meski kita semua memiliki impian yang
sama dalam hidup ini, tapi masing-masing kita juga
pastinya memiliki start yg berbeda, bawaan watak
yg berbeda, lingkungan yang berbeda.

Dan saat itulah, waktunya buat kita sadar bahwa :

Kesuksesan kita tidak boleh dibandingkan dengan orang lain.
Kesuksesan kita itu memang relatif terhadap diri kita di hari kemarin.

Hendaknya perbandingan yang kita buat bersifat
membawa kita kepada keoptimisan diri kita sendiri.

Hidup yang semakin lebih baik harus dihadapkan
kepada tantangan hidup yang lebih berat tentunya.
Layaknya Champion League yang semakin berat di
setiap fasenya. Perubahan untuk kemajuan juga
adalah harga mati dalam kehidupan ini.

Untuk perubahan yang sifatnya pada kemajuan sendiri,
saya memiliki asumsi sendiri.

Kemajuan kita sekali lagi tidak bisa diukur dari orang-orang terdekat kita, malainkan dari diri kita kemarin!

[Image: 16621_10152008726498460_1383969340_n_copy.png]

Teringat oleh seorang Jaya Setiabudi pengarang buku best seller nasional “The Power of Kepepet”, beliau pernah mengatakan bahwa :

“Bahkan saat kita memikirkan, Kenapa aku belum berubah atau mencapai target2ku!” Itupun adalah suatu kemajuan. Karena kamu melalui hidupmu dengan penuh KESADARAN akan kebutuhan terhadap kemajuan..” Jaya melengkapi.

So, be positive dalam perbandingan untuk pengembangan diri yang lebih berguna buat orang banyak.
[Image: 557824_10151306999448460_205532397_n_copy.png]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker